Suara.com - Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 10 bulan lebih membuat para relawan satgas Covid-19 mengaku kelelahan.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris Sub Bidang Kesehatan Koordinator Relawan Satgas Covid-19, Magfhira dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (11/12/2020).
"Tentu juga kita secara relawan yang tidak terkait langsung menangani pasien sudah mulai kelelahan apalagi relawan-relawan yang tentunya harus menggunakan APD selama 8 jam dan sebagainya," kata Magfhira.
Meski begitu kata dia, saat ini semua relawan yang sedang berjuang untuk menghentikan pandemi ini tidak putus semangat, dari relawan yang di lapangan hingga para tenaga medis.
Untuk itu kata dia peran serta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan menjadi hal utama dan kunci dalam pengendalian pandemi ini.
"Mungkin ya buat teman-teman sebenarnya kita semua berada di garda paling depan, sebenarnya hal yang penting hari ini adalah bagaimana kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi 3M dan juga Ingat Pesan Ibu. Jadi itu yang menjadikan semangat para relawan kesehatan," katanya.
Dengan tetap menjaga protokol kesehatan, sudah sangat membantu para relawan untuk bersama-sama melawan pandemi. Tak hanya itu, penularan virus corona juga bisa diputus dan dihentikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%