Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat terbatas di awal perdagangan hari ini, di tengah gencarnya pendistribusian vaksin Covid-19 ke sejumlah daerah oleh pemerintah.
Melansir data RTI, Rabu (6/1/2021) IHSG diawal pra perdagangan naik tipis 1,7 basis poin ke level 6.139 atau menguat 0,03 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di level 6.137.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00, laju IHSG justru langsung meroket ke level 6.157 atau bertambah 19,9 basis poin dengan penguatan sebesar 0,32 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat terbatas, pada awal pra perdagangan indeks ini naik tipis 0,7 basis poin atau menguat 0,07 persen menuju level 962.
Sebanyak 250 saham menguat, 56 saham melemah dan 137 saham belum ditransaksikan.
Analis dari Artha Sekuritas Dennis Christoper mengatakan, menguatnya laju IHSG bisa jadi karena sentimen positif dari kabar pendistribusian vaksin Covid-19 yang terus gencar dilakukan pemerintah ke sejumlah daerah.
"HSG diprediksi menguat, didorong oleh optimisme setelah pendistribusian vaksin Covid-19 untuk masyarakat Indonesia," kata Dennis dalam analisanya.
Meski begitu kata dia investor masih mengamati varian baru virus Covid-19 dan kenaikan kasus positif yang terus terjadi, sehingga menjadi faktor negatif.
"Kekhawatiran akan varian Covid-19 baru serta peningkatan jumlah kasus baru masih menjadi perhatian,” katanya.
Baca Juga: Meski Pandemi, Jumlah Investor Pasar Modal Justru Tumbuh 45 Persen
Dennis memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada level support 6.091 sampai dengan 6.046 dan resistance pada level 6.190 sampai dengan 6.163.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
Terkini
-
OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa
-
Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan
-
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?
-
Purbaya Sentil Dirut BPJS Kesehatan Imbas Gaduh PBI JKN: Image Jelek, Pemerintah Rugi
-
BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen
-
Status BPJS Kesehatan 11 Juta Warga Diklaim Aktif Otomatis Pekan Depan
-
Kementerian PU Bangun Huntara Modular untuk 202 KK di Aceh, Target Rampung Sebelum Ramadan
-
Purbaya Ungkap Biang Kerok Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang Diprotes Warga
-
Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo
-
Dalih Tepat Sasaran, Pemerintah Akui Blokir 11,53 Juta Peserta PBI-JKN