Suara.com - Bahan bakar minyak (BBM) dan LPG sudah menjadi kebutuhan pokok keseharian masyarakat Indonesia, sehingga ketersediaannya harus dipastikan dapat menjangkau masyarakat hingga ujung negeri. Di sisi lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebagai bank dengan jaringan yang terbesar dan tersebar menjangkau hingga ke pelosok Tanah Air memiliki tanggung jawab utama sebagai penggerak ekonomi masyarakat hingga lapisan terbawah, terutama di tengah hantaman pandemi saat ini.
Tak henti berinovasi dan berkontribusi mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN), BRI bersinergi dengan Pertamina dalam Program Pertashop untuk memutar roda ekonomi masyarakat, sambil memastikan kebutuhan BBM dan LPG non subsidi.
Sebagai milestone sinergi ini, BRI bersama Pertamina menggelar webinar bertajuk “Sinergi Agen BRILink – Pertashop untuk Turut Menyalurkan Energi Indonesia”, yang dilaksanakan Jumat (19/2/2021), di Gedung Kantor Pusat Bank BRI.
Acara tersebut dihadiri langsung dengan mematuhi protokol kesehatan dan secara daring oleh Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI, Agus Noorsanto, seluruh pemimpin BRI kantor wilayah dan perwakilan BRI kantor cabang, General Manager Operation Region Pertamina dari Medan hingga Jayapura, dan agen BRILink di sejumlah wilayah di Indonesia.
Agus menyebutkan, bisnis Pertashop sebagai lembaga penyalur energi resmi dari Pertamina ke masyarakat luas merupakan segmen bisnis UMKM, yang diharapkan dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
BRI sebagai bank yang fokus terhadap sektor UMKM telah berkomitmen dan siap mendukung program tersebut melalui layanan perbankan, pembiayaan KUR, dan fasilitas kredit modal kerja.
BRI memberikan kesempatan kepada mitra agen BRILink atau nasabah BRI untuk dapat mengembangkan usahanya sebagai mitra Pertashop dan membuka peluang bagi para mitra Pertashop juga dapat menjadi mitra BRI sebagai agen BRILink BRI.
“BRI akan memberikan fasilitas kredit modal kerja kepada mitra Pertashop, hal ini merupakan salah satu komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan layanan penyediaan energi bagi masyarakat dapat menjangkau hingga ke pelosok negeri,” ujar Agus.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis Subholding Commercial & Trading Pertamina berkolaborasi dengan BRI. Sekaligus untuk mendukung kebangkitan ekonomi Indonesia disaat pandemi Covid-19.
Baca Juga: BRI Rilis Hasil Survei Aktivitas Bisnis UMKM di Kuartal IV 2020
“BRI berharap sinergi BUMN ini akan terus berlanjut dan dapat ditingkatkan di masa yang akan datang untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia dan dapat meningkatkan business value jangka panjang masing-masing BUMN,” tutup Agus.
Berita Terkait
-
Srikandi BRI : Perempuan Dukung Wirausaha Sosial Ekonomi Berkelanjutan
-
Survei BRI : UMKM Optimistis Usaha akan Bangkit di Kuartal IV 2021
-
BRI Micro & BMSI Kuartal IV-2020, Optimisme UMKM saat Pemulihan Ekonomi
-
Truk BBM Masuk Jurang di Cianjur Sopirnya Hilang
-
Saatnya Desa menjadi Lokomotif Ekonomi Nasional
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi
-
Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran
-
IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah
-
Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz
-
Geopolitik Memanas, IHSG Terkoreksi ke Level 7.214