Suara.com - PT PP (Persero) Tbk ikut berpartisipasi dalam kebakaran Kilang Minyak Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Salah satunya memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak kebakaran tersebut.
Adapun, Bantuan logistik yang diberikan tersebut terdiri dari makanan siap saji (mie instant, biskuit), air mineral, beras, perlengkapan masker dan handsanitizer, perlengkapan mandi, minyak kayu putih, keperluan anak & bayi, selimut, sarung, dan kebutuhan korban lainnya.
"Perseroan melalui tim proyek telah bergerak cepat untuk membantu korban yang terkena dampak kebakaran dengan menyalurkan bantuan logistik kepada posko pengungsian," ujar Sekretaris Perusahaan PTPP, Yuyus Juarsa dalam keterangannya, Kamis (1/4/2021).
Dalam hal ini, Yuyus juga turut berduka cita atas terjadinya bencana kebakaran Kilang Minyak Balongan yang terjadi di di Indramayu, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
"Kami berharap masyarakat setempat yang terkena dampak dari kebakaran tersebut dapat sabar menerima cobaan ini," kata dia.
Dalam hal ini, Yuyus menambahkan, selama bulan Maret ini, Perseroan juga telah memberikan berbagai bantuan sosial ke beberapa wilayah di Indonesia.
Bantuan sosial yang diberikan oleh Perseroan tersebut merupakan salah satu bentuk konstribusi dan tanggungjawab sosial perusahaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia terutama di masa Pandemi Covid-19 ini.
"Tentunya bantuan sosial ini juga merupakan salah satu program tahunan perusahaan yang akan terus kami salurkan ke berbagai wilayah di Indonesia," imbuh Yuyus.
Untuk diketahui, PT Pertamina (Persero) sempat mengevakuasi warga sekitar Kilang Minyak Balongan di Indramayu yang terbakar pada Senin lalu.
Baca Juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar, Pertamina Jamin Distribusi BBM Jateng DIY
Diperkirakan, terdapat sekitar 200 warga yang diungsikan di Pendopo Kabupaten Indramayu, sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja
-
Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru
-
Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru
-
Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH
-
Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah
-
Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan
-
Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan