Suara.com - Direktorat Jenderal Kekeayaan Negara Kementerian Keuangan mengungkapkan, hingga 17 Juni 2021, berhasil meraup Rp 13,5 triliun sebagai pendapatan negara dari hasil lelang.
Direktur Lelang DJKN Kemenkeu Joko Prihanto mengatakan, sebagian besar pendapatan hasil lelang tersebut berasal dari barang sitaan negara.
"Barang-barang sitaan seperti pabrik, hotel, dan mobil antik," ucap Joko dalam diskusi virtual, Jumat (18/6/2021).
Dirinya menerangkan, capaian tersebut tumbuh 23,73 persen kalau dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 10,91 triliun.
Joko menjelaskan, keseluruhan lelang tersebut dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) selaku penyelenggara lelang di Kemenkeu. Barang sitaannya pun berasal dari Kejaksaan Agung hingga Bea Cukai.
Salah satu hasil lelang yang terbesar yang dilakukan institusinya adalah lelang sebuah pabrik di daerah Bogor yang senilai Rp 300 miliar hingga Rp 600 miliar.
"Untuk tahun 2021 yang mahal-mahal itu seperti bangunan pabrik ada di Bogor Jawa Barat Rp 300 miliar sekian. Kemudian ada yang di Pekalongan Rp 600 miliar. Ada juga hotel-hotel nilainya miliaran,” katanya.
Sementara untuk jenis kendaraan, Jiko menyebut yang paling mahal adalah kendaraan jenis mobil antik.
Misalnya pada 16 Februari lalu, KPKNL berhasil melelang mobil Dodge Charger dengan limit Rp 99,47 juta dan terjual Rp 1,58 miliar. Kenaikannya mencapai hampir 16 kali lipat.
Baca Juga: KPK Lelang Rampasan Hasil Korupsi, Rp1 Jutaan Dapat Enam Iphone
Lalu,mobil Mini Cooper 40 beserta otomotif parts-nya laku terjual Rp 623,57 miliar. Padahal limit yang dipatok hanya Rp 48,57 juta.
Alhasil, lelang yang telah digelar pada 3 Juni 2021 lalu tersebut mengalami kenaikan harga mencapai lebih dari 12 kali lipat harga limit.
Hingga saat ini kata Joko realisasi target penerimaan negara dari hasil lelang telah mencapai 46 persen dengan target tahun ini sebesar Rp 29 triliun.
Berita Terkait
-
KPK Lelang Rampasan Hasil Korupsi, Rp1 Jutaan Dapat Enam Iphone
-
KPK Lelang 2 Unit Mobil dan Emas Berlian
-
Dari perhiasan hingga Mobil Mewah, KPK Lelang Barang Milik Koruptor
-
KPK Lelang Tanah Milik Koruptor Pangonal Harahap, Mau Beli? Cek di Sini
-
KPK Lelang Barang Milik Koruptor Senin Depan, Berikut Daftar Namanya
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan