Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta kepada pemerintah untuk mempercepat akselerasi dan distribusi program vaksinasi.
Menurutnya saat ini negara sedang berlomba dengan sengit atas masifnya penularan virus corona atau Covid-19. Asal tahu saja per 5 Juni 2021, jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 29.745 orang.
"Tentunya ini harus dibarengi dengan berbagai upaya, percepatan distribusi vaksin lebih masif dan penerapan prokes lebih ketat, dan ini diterapkan secara levelnya tergantung kondisi masing masing daerah secara mikro," kata Wimboh dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (6/7/2021).
Wimboh pun sempat kaget dengan jumlah kasus penularan Covid-19 akhir-akhir ini.
"Dalam 4 hari terakhir, tambahan kasus positif baru diatas 20 ribu orang. Dan mendeteksi (hampir) 30 ribu orang di senin kemarin 5 Juli," ucapnya.
Sehingga kata dia kunci utama penanganan pandemi Covid-19 adalah soal akseleasi dan distribusi vaksin, tak hanya itu kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan juga hal yang sangat penting.
"Dengan setidkanya 70 persen populasi tervaksinasi diharapkan dengan level tersebut herd imunity tercapai, maka kami yakin jika itu tercapai pemulihan ekonomi nasional akan bisa cepat pulih dan masyarakat akan bisa lakukan aktivitas lebih longgar," pungkasnya.
Virus Covid-19 di Indonesia makin mengganas. Bahkan per Senin (5/7/2021), kasus Covid-19 kembali pecah rekor karena terjadi peningkatan pasien Covid-19 hingga mencapai 29.745 orang.
Lonjakan pasien itu terjadi bersamaan dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa - Bali yang sudah diberlakukan sejak Sabtu pekan lalu.
Baca Juga: Ketua DK OJK Klaim Sektor Keuangan Masih Stabil di Masa PPKM Darurat
Berdasarkan data yang dihimpun laman resmi Satgas Penanganan Covid-19, covid19.go.id, tercatat ada 2.313.829 orang yang telah terkonfirmasi positif Covid-19.
Sementara, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 14.416 orang. Sehingga, kekinian tercatat sebanyak 1.942.690 pasien telah dinyatakan sembuh.
Kendati demikian, angka kasus kematian akibat Covid-19 juga mengalami peningkatan sebanyak 558 orang. Total, sebanyak 61.140 orang telah dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah
-
Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840
-
Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini
-
IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout
-
Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen
-
SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini
-
Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat
-
Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen
-
Harga BBM di SPBU Swasta hingga Pertamina per 1 Juni 2026