Suara.com - Upaya memerangi Virus Covid-19 terus dilakukan, salah satunya dengan melakukan vaksinasi kepada setiap warga negara Indonesia. Tentunya BPJS Kesehatan memiliki peran penting dalam kegiatan vaksinasi tersebut.
Dalam proses vaksinasi, penggunaan Aplikasi P-Care Vaksinasi BPJS Kesehatan telah menjadi andalan bagi tenaga kesehatan untuk mendata, memproses dan melaporkan hasil dari kegiatan vaksinasi tersebut.
Dalam kunjungan Presiden RI ke sentra vaksinasi Covid-19 di Balikpapan Sport and Convention Center Dome Kota Balikpapan, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Lily Kresnowati, yang didampingi oleh Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara BPJS Kesehatan, Prio Hadi Susatyo, turut memantau langsung dan memastikan Aplikasi P-Care Vaksinasi berjalan dengan lancar dan mendukung percepatan vaksinasi.
“Dalam vaksinasi ini, BPJS Kesehatan berkomitmen penuh untuk membantu program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Kami bersama-sama, baik pemerintah pusat maupun daerah, menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini. Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia dapat mengikuti vaksinasi, agar terhindar dari virus Covid-19. BPJS Kesehatan sendiri telah menyiapkan aplikasi P-Care Vaksinasi untuk membantu dalam proses registrasi, screening, pelaporan kegiatan vaksinasi hingga pencetakan kartu vaksinasi. Kami harap, aplikasi tersebut dapat memudahkan dan mempercepat proses vaksinasi ini,” ujar Lily.
Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di pusat Kota Balikpapan ini dihadiri oleh sedikitnya 2000 peserta, yang terdiri dari pelajar, masyarakat umum, dan peserta pasien lanjut usia yang memiliki komorbid (penyakit bawaan). Tidak hanya itu, kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh kota dan kabupaten Provinsi Kalimantan Timur, dengan 15.776 peserta yang tersebar di seluruh kota dan kabupaten.
Vaksinasi Covid-19 ini dimonitor langsung oleh Presiden Joko Widodo melalui video conference, dan secara umum berjalan dengan lancar dan memenuhi target yang ditetapkan. Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengapresiasi yang telah dilakukan BPJS Kesehatan.
Menurutnya, dukungan BPJS Kesehatan ini membantu proses vaksinasi yang ada di Kota Balikpapan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membantu kegiatan vaksinasi di Kota Balikpapan, terutama dengan hadirnya aplikasi yang diusung BPJS Kesehatan, yaitu P-Care Vaksinasi. Mengenai program JKN-KIS, kami juga sedang dalam proses untuk mendaftarkan seluruh warga Kota Balikpapan yang terdaftar di kelas tiga ,untuk nantinya didaftarkan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Balikpapan, sehingga nanti tidak ada lagi warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Pemerintah Kota Balikpapan mendukung penuh program JKN-KIS,” ujar Rahmad.
Dalam pelaksanaan vaksinasi, peran tenaga kesehatan sangat penting untuk memastikan proses vaksinasi berjalan lancar. Salah satu tenaga kesehatan, Heti mengungkapkan, kesuksesan dalam pelaksanaan vaksinasi salah satunya didukung oleh adanya aplikasi P-Care Vaksinasi ini.
“Aplikasi P-Care Vaksinasi ini memudahkan kita sebagai tenaga kesehatan untuk melakukan pendataan, registrasi, screening hingga pelaporan vaksinasi. Kita patut bersyukur, selama beberapa kali kegiatan berlangsung, tidak ada kendala yang kita hadapi. Semuanya berjalan dengan lancar, masyarakat tertib untuk menjaga protokol kesehatan serta proses vaksinasi bisa dilakukan dengan cepat,” ujar Heti.
Berita Terkait
-
Vaksinasi Ibu Hamil di Malang, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Pemkot Makassar Akan Lakukan Vaksinasi Covid-19 di Tingkat RT
-
Antrean Vaksinasi COVID-19 di Palembang Dibubarkan, Peserta Membludak
-
Lama Menunggu, Peserta Vaksinasi di Kota Padang Protes
-
Bukan Cuma Vaksinasi COVID-19, Ini Syarat Digelarnya PTM di Kota Bekasi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pangan Mahal, Harga Cabai hingga Daging Masih Tinggi
-
China Kunci 20 Perusahaan Terkait Militer Jepang, Ada Mitsubishi dan Subaru
-
Pasar Waspada, Harga Minyak Dunia Terganjal Isu Nuklir dan Tarif Trump
-
Bank China Construction (MCOR) Bukukan Pertumbuhan Laba dan Aset
-
Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram
-
Kontribusi Triliunan dan Serap Tenaga Kerja, Industri Vape Minta Tak Dipukul Rata
-
8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya
-
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
-
Uang Beredar Tembus Rp10.117 Triliun di Awal Januari 2026
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835