Suara.com - Tren investasi makin menguat seiring kesadaran finansial masyarakat di Indonesia. Karyawan biasanya bakal menyisihkan sebagian pendapatan untuk berinvestasi.
Jika kamu salah satunya, simak macam-macam investasi yang cocok untuk karyawan berikut ini seperti disadur dari situs keuangan Bankrate, termasuk jenis investasi untuk pemula.
1. Deposito
Pilihan investasi pertama yang paling umum dikenal adalah deposito. Pilihan investasi ini tidak membutuhkan skill apapun untuk memulainya. Caranya cukup sediakan modal untuk disimpan di bank dengan periode tertentu. Deposito biasanya bisa disimpan dalam waktu satu bulan hingga dua tahun.
Bank kemudian akan memberikan imbal hasil dengan persentase tertentu sesuai jumlah uang yang disimpan, biasanya sekitar 5%. Jenis investasi ini cocok untuk pemula karena relatif mudah.
2. Reksadana
Reksadana merupakan model investasi yang pengelolaannya dipegang oleh manajer investasi. Investor cukup menaruh sejumlah uang sesuai kemampuan kemudian manajer investasi akan mendistribusikan uangnya.
Reksadana dipandang sebagai investasi yang lebih menguntungkan lantaran suku bunganya yang lebih tinggi dibanding model investasi lainnya. Investor juga tak memiliki patokan jumlah uang yang harus diinvestasikan.
3. Obligasi
Baca Juga: Harga Emas Antam Awal Pekan Ini Turun Lagi Jadi Rp 942.000 per Gram
Obligasi merupakan investasi berupa membeli surat-surat berharga dalam jangka waktu tertentu –biasanya lebih dari satu tahun- dari pihak-pihak yang membutuhkan modal. Tawaran obligasi bisa datang dari perusahaan negara maupun swasta.
Setelah jangka waktu investasi berakhir, surat-surat berharga akan ditarik kembali oleh pemberi investasi dan uang akan kembali. Imbal hasil dalam persentase tertentu akan diberikan per bulan selama waktu kontrak investasi.
4. Emas
Emas merupakan instrumen investasi yang relatif stabil. Emas yang disimpan sebagai alat investasi berbentuk emas murni batangan. Ketika dijual harga emas akan naik mengikuti kursnya.
Berinvestasi emas pun kini terhitung mudah. Investor tak perlu menyimpan emas secara pribadi pasalnya kini jasa keuangan seperti pegadaian dan e-commerce juga menyediakan layanan tabungan emas.
5. Saham
Tag
Berita Terkait
-
Bakat Mengalir, Ini 10 Anak Artis yang Punya Suara Emas
-
Tapering, Harga Emas Dunia Justru Dekati Level Tertingginya
-
Harga Emas Antam Terus Turun ke Rp 940.000 per Gram
-
Jelang Rilis Cadangan Devisa, IHSG Mantap Naik ke 6.135
-
Direksi Telkom Singgung Strategi Bisnis, Ungkap Nilai Investasi Untuk Digital Start-Up
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK