Bisnis / keuangan
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. [Antara]

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengajak masyarakat untuk senantiasa bangga menggunakan produk buatan Indonesia, agar menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Langkah tersebut sebagai dukungan Pupuk Kaltim terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kalimantan Timur, yang dilaunching Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan, bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Abdul Halim Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, di Convention Hall Samarinda.

Pupuk Kaltim bersama mitra binaan Perusahaan, turut meramaikan kegiatan yang dikemas melalui expo bertajuk “Go Borneo” tersebut, dengan menampilkan berbagai produk unggulan perusahaan dan UMKM binaan, seperti kerajinan tangan khas Kaltim, tas, hingga batik tulis.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, mengungkapkan kebanggaan akan produk buatan Indonesia sudah sepatutnya digaungkan, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap hasil karya pelaku usaha dalam negeri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi akibat terimbas pandemi Covid-19.

Baca Juga: Program Makmur Pupuk Kaltim Dorong Produktivitas Pertanian Hingga 145 Persen

Dikatakannya, produk UMKM khususnya Kaltim, memiliki kualitas sangat baik dengan daya saing tinggi, yang bisa dilihat dari kontribusinya terhadap aktivitas ekspor yang terus meningkat setiap tahun.

Bahkan di Triwulan pertama 2021, produk UMKM Kaltim mampu menembus ekspor ke 10 negara dengan nilai mencapai USD2 Juta atau Rp28 Miliar. Hal ini menjadi bukti eksistensi produk lokal mampu bersaing dan tidak kalah dari produk luar, sehingga berdampak terhadap peningkatan devisa negara.

“Sudah sepatutnya kita bangga dengan produk Indonesia, karena selain mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, juga sebagai wujud kecintaan kita terhadap produk buatan anak negeri,” ujar Rahmad ditulis Senin (18/10/2021).

Semangat Gernas BBI Kaltim juga selaras dengan misi Pupuk Kaltim untuk mendorong sektor UMKM terus tumbuh dan berkembang, dengan melakukan pembinaan berkesinambungan di segala bidang.

Mulai dari permodalan, pendampingan dan promosi, penguatan kapasitas kelompok, serta Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI).

Baca Juga: Luhut Sebut LRT Jabodebek Bisa Beroperasi Otomatis Tanpa Masinis

Tercatat hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah membina lebih dari 28.000 UMKM di Bontang dan Kaltim pada berbagai sektor. Beberapa mitra binaan tengah bersiap untuk menjajaki pasar ekspor, merespon tingginya peluang pemasaran berdasarkan jumlah permintaan luar negeri, selain pasar regional dan ritel.

Komentar