Suara.com - Untuk ecommerce yang berperan sebagai supply chain berbagai perusahaan dan bisnis penyedia barang dan jasa, PT Inovasi Sukses Sentosa sebagai operator platform online Indotrading ikut mendukung program go digital UMKM maupun bisnis kecil untuk proses pengadaan barang dan jasa pemerintah (Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah) melalui program LKPP yaitu Bela Pengadaan (Belanja Langsung Pengadaan).
Berkiprah sejak 2012, Indotrading berkembang menjadi salah satu platform B2B yang membantu para UMKM mendapatkan penawaran dan permintaan dari pasar online secara cepat, aman dan mudah, tercatat lebih dari 85.000 supplier yang sudah menjalin kerja sama dari seluruh penjuru Indonesia.
Pengembangan fitur-fitur pada platform Indotrading menjadi andalan untuk solusi terintegrasi dengan adanya tren e-procurement selama beberapa tahun ke belakang, diantaranya adalah mengembangkan sistem pengadaan barang dan jasa sejak tahun 2018, yang sering dikenal dengan istilah Request for Quotation (RFQ).
Dengan sistem RFQ yang berfungsi sebagai mekanisme tender online ini, baik mitra supplier maupun pencari/pembeli barang dan jasa akan mendapatkan transparansi dalam proses dan penawaran terbaik dari berbagai segi yang diunggulkan maupun dipentingkan.
Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi pelaku UMKM dan bisnis kecil yang sudah siap dengan produk dan jasa namun membutuhkan dukungan sistem siap pakai yang bisa memberi akses kapanpun dan dimanapun.
Database penawaran dan dukungan ekstra dari tim atau personil disediakan oleh Indotrading.com sementara pebisnis UMKM tinggal melacak dan melihat histori dan audit transaksi secara mandiri ke sistem indotrading.
Selaras dengan program pemerintah untuk UMKM Go Digital, Indotrading pun menjadi mitra ecommerce untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui kerja sama dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah).
Program Bela (Belanja Langsung) Pengadaan menjadi jalur ringkas untuk nilai belanja maksimum Rp 50 juta per transaksi.
“Dengan kemitraan yang terjalin antara LKPP dan Indotrading, diharapkan menjadi penyambung digital antara pelaku UMKM yang ingin maju bersama teknologi dalam perdagangan dengan Indotrading menjadi fasilitator secara teknologi dan dukungan SDM berpengalaman dan keahlian termasuk untuk optimasi digital di setiap langkah mereka,” ungkap Handy Chang, founder dan CEO Indotrading ditulis Senin (15/11/2021).
Baca Juga: Nobu Bank Resmikan Taman QRIS di Desa Digital Giriroto
Peluncuran Bela Pengadaan oleh LKPP ini merupakan perwujudan amanat dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta Perubahannya yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 untuk kemudahan berbisnis dan meningkatkan peran serta usaha mikro dan kecil khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Untuk peran serta usaha kecil dan koperasi berdasarkan Perpres ini akan mendapatkan alokasi minimal 40% dari nilai anggaran belanja barang/jasa Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, sementara paket pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai Pagu Anggaran sampai dengan Rp 15 miliar.
Bahkan juga terbuka kesempatan untuk penyedia usaha non kecil atau koperasi mengajak UMKM dan koperasi dalam bentuk kemitraan, subkontrak atau lainnya.
“Sebagai mitra Bela Pengadaan Indotrading.com siap untuk mendukung program yang dikelola LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah) untuk mendukung UKM Go Digital melalui proses belanja langsung di lingkungan kementerian/lembaga/pemerintah daerah mulai dari kebutuhan makanan minuman (mamin), alat tulis kantor, souvenir, seragam dan furniture,” tandas Handy Chang.
Indotrading juga mengajak seluruh pelaku UMKM di Indonesia untuk bergabung ke platform memasarkan produk dan jasanya di indotrading.
Dengan menjadikan Indotrading mitra LKPP ini sebagai penyedia platform diharapkan memberi stimulus kepada UMKM untuk Go Digital, sekaligus turut mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
BRI Peduli Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan dan Pemagangan Strategis
-
Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela
-
Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah