Suara.com - Kementerian ESDM kembali melaksanakan Pengaliran Gas Perdana (gas-in) di wilayah Pasuruan dan Probolinggo dengan total 23.570 Sambungan Rumah (SR). PT PGN Tbk yang ditunjuk membangun dan mengelola jaringan gas (jargas) bakal mengoptimalkan pengaliran gas perdana tersebut.
Di Kota Pasuruan dialirkan gas bumi melalui 7 Regulator Station kepada 10 Kelurahan (Tembokrejo, Sekargadung, Purutrejo, Wirogunan, Bakalan, Bugul Kidul, Krampyangan, Petamanan, Kandangsapi dan Pekuncen) di 3 Kecamatan (Purworejo, Bugul Kidul dan Panggungrejo) dengan total 7.003 SR.
Sedangkan di Kabupaten Pasuruan dialirkan gas bumi melalui 8 Regulator Station kepada 5 Kelurahan di 2 Kecamatan (Purwosari dan Sukorejo) dengan total 5.750 SR.
Di Kota Probolinggo, gas bumi telah dialirkan melalui 5 Regulator Station kepada 4 Kelurahan (Pilang, Ketapang, Triwung Lor dan Triwung Kidul) di Kecamatan Kademangan dengan total 5.080 SR.
Sementara, Kabupaten Probolinggo mengalir gas bumi melalui 7 Regulator Station kepada 6 Kelurahan (Tongas Kulon, Curah Tulis, Tanjung Rejo, Tambakrejo, Pabean, Kedungdalem dan Kalirejo) di 2 Kecamatan (Tongas dan Dringu) dengan total 5.737 SR.
PGN Area Head Pasuruan Heri Frastiono mengatakan, pengaliran gas perdana ini mendukung program pemerintah dalam program bauran energi.
Terlebih, jargas memiliki nilai lebih di antaranya, yaitu aman dengan layanan patroli pemeliharaan jaringan gas, bersih dan stok yang selalu tersedia sepanjang waktu.
"PGN Area Pasuruan merupakan bagian dari PGN Sales & Operation Region III (SOR III) yang meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi dan Papua Barat, dengan keseluruhan Panjang pipa 1.246 km," ujar Heri dalam keterangannya, Jumat (19/11/2021).
Di seluruh SOR III, jumlah pelanggan rumah tangga (city gas) adalah sebanyak 98.568 Sambungan Rumah (SR) dengan volume 1,54 BBTUD, Pelanggan Komersial dan Industri 566 pelanggan (123.82 BBTUD), dan 2 Pelanggan Korporat (17.26 BBTUD).
Baca Juga: Mobil Tertabrak Kereta di Pasuruan, Bos Perusahaan Kayu dan Keluarganya Tewas
Heri menginformasikan bahwa pembayaran tagihan bulanan dapat dilakukan melalui beberapa saluran seperti Bank BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri, juga Alfamart, Alfamidi, Kantor POS Indonesia, Pegadaian dan loket PPOB terdekat seperti halnya pembayaran Listrik dan Air.
Selain itu, tersedia pula di marketplace dan aplikasi pembayaran seperti Tokopedia, Linkaja, dan Go Tagihan (Go-jek).
"Jangka waktu pembayaran yang dibuka setiap tanggal 6 hingga 20 setiap bulannya. Apabila terdapat keterlambatan, maka sesuai dengan ketentuan pelanggan akan diwajibkan menyediakan Jaminan Pembayaran," pungkas Heri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026
-
5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik
-
Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?
-
Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking
-
Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD
-
Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%
-
Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!
-
Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital
-
Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?
-
OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja