Suara.com - Berbagai inovasi dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN-KIS untuk mengurus administrasi. Seperti yang dialami salah satu peserta yang datang di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Sigit (35). Dia akan melakukan perubahan alamat rumah dan lokasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
“Saya baru saja pindah domilisi dan sekalian akan mengubah lokasi FKTP, tetapi oleh petugas disarankan untuk melalui Mobile JKN atau PANDAWA saja, karena lebih mudah. Kita jadi tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Saat itu juga sebelum pulang saya coba gunakan PANDAWA dan seluruh syarat-syarat saya kirim melalui PANDAWA. Saya diminta menunggu dan bila membutuhkan layanan JKN-KIS dapat menggunakan KIS digital,” katanya, Kamis (24/11/2021).
Dia diminta mengunduh aplikasi Mobile JKN, sebab aplikasi tersebut bisa membantu memudahkannya melakukan pindah alamat maupun pindah FKTP, jika sewaktu-waktu kembali dibutuhkan Sigit.
“Setelah saya pelajari dengan dengan aplikasi Mobile JKN ini semuanya terasa mudah, saya bisa ubah data keluarga, alamat, FKTP, sampai bisa melihat ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Jadi apabila membutuhkan rawat inap dapat mengecek jumlah tempat tidur yang kosong, bisa tahu ada tidaknya ketersediaan tempat tidur,” ungkap bapak tiga orang anak ini.
Lebih lanjut dia menyampaikan, fitur-fitur lain juga bisa dilihat seperti, konsultasi dokter, yang menurutnya sangat memudahkan untuk berkomunikasi dengan dokter. Sigit mengaku sangat menyukai fitur Skrining Riwayat Kesehatan, karena bisa melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit yang lebih parah.
Dia mengharapkan agar inovasi-inovasi untuk mempermudah layanan informai selalu dikembangkan dan juga disosialisasikan secara rutin kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan ke depannya masyarakat juga bisa lebih giat mencari informasi mengenai prosedur JKN-KIS agar berjalan lancar saat hendak memanfaatkan layanan kesehatan," tambahnya.
Berita Terkait
-
BPJS Kesehatan Palangka Raya Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik
-
Bupati Bandung Beri Perlindungan Kesehatan dan Kesejahteraan Linmas
-
Rujukan Berjenjang Bantu Rachmad dan Keluarga Dapatkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas
-
Generasi Muda Juga Butuh Perlindungan JKN-KIS
-
Menderita Asam Urat, Pasien Ini Konsultasi Dokter dengan Mobile JKN
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Undip Viral, Korban Mengaku Trauma hingga Tinggalkan Kuliah
-
Drama Sandiwara Dua Sopir Penggelap Sapi Berakhir di Tangan Polsek Panjang
-
Bitcoin Cs Anjlok, Indeks CFX10 Melemah ke Level 763,88
-
Persis Solo Datangkan Juan Mera Sebagai Amunisi Baru, Ini Profilnya
-
Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA
-
Menang Dramatis! Argentina Siap Hadapi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
-
Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA
-
Agar Wanginya Tahan Lama, Pakai Parfum Sebaiknya Berapa Kali Semprot?
-
Pasang Implan Gigi? Pahami 4 Risiko Komplikasi yang Wajib Diantisipasi
-
11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking