Suara.com - Direktur Rumah Sakit Airlangga Jombang, dr. Henny Hendaryono, Sp.OG mengatakan, kerjasama antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan akan menjadi langkah awal untuk memenuhi kebutuhan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
"Rumah Sakit Airlangga Jombang siap mendukung keberhasilan Program JKN-KIS dengan mewujudkan layanan kesehatan yang optimal terutama seluruh peserta JKN-KIS. Dengan memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh, bermutu, & terjangkau kepada semua lapisan masyarakat," ungkap Henny.
Ia menjelaskan, sebelum memulai kerja sama dengan BPJS Kesehatan, tahun 2016, Rumah Sakit Airlangga Jombang sudah mulai berkunjung ke rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, mulai dari administrasi dan pelayanan yang harus dipersiapkan untuk kerja sama.
“Segala persyaratan untuk menjadi provider BPJS Kesehatan yang menjadi dasar utama sudah dipenuhi. Alhamdulillah di akhir tahun 2021, Rumah Sakit Airlangga sudah mulai kerjasama dengan BPJS Kesehatan,” kata Henny.
Dalam prosesnya, Rumah Sakit Airlangga Jombang telah mengantongi standardisasi mutu eksternal yang dilakukan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit dan telah menjalani proses kredensialing, serta uji pemahaman terkait regulasi-regulasi JKN-KIS dengan baik dan memuaskan.
“Kami selalu melakukan persiapan-persiapan yang matang dan selalu meningkatkan mutu pelayanan. Di tengah pandemi, kami mempersiapkan dengan maksimal sarana dan prasarana, SDM dan pemenuhan kualitas pelayanan sesuai ketentuan regulasi saat ini," kata Henny
Sebagai rumah sakit yang masih tingkat D, pihaknya juga berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik, nyaman dan bermutu kepada masyarakat baik mulai dari RJTL, RITL maupun tindakan operasi sampai dengan pasien pulang. Rumah sakit juga memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi kepada kebutuhan pasien dan keluarganya secara profesional, efektif, efisien dan menciptakan inovasi-inovasi iklim kerja yang kondusif, ilmiah berdasar kemanusiaan, kesejawatan kerjasama, disiplin dan tanggungjawab.
“Rumah Sakit Airlangga Jombang berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memberikan amanah untuk mengelola pasien JKN-KIS. Regulasi program JKN-KIS merupakan suatu perbaikan peningkatan mutu pelayanan untuk menjadi rumah sakit,” tutup Henny.
Baca Juga: Ada Potongan Diskon Istimewa untuk Peserta JKN-KIS di Gerai Ini
Berita Terkait
-
ASN Peserta BPJS Kesehatan: Mobile JKN Simple, Cepat dan Fleksibel
-
Sukses Transformasi Digital, BPJS Kesehatan Borong 3 Top Digital Awards 2021
-
Berobat Tak Perlu Bayar, Peserta JKN-KIS Ini Takjub
-
Ada Potongan Diskon Istimewa untuk Peserta JKN-KIS di Gerai Ini
-
Mobile JKN Dapat Mengukur Kepuasan Layanan Kesehatan di Faskes
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah