Meski tidak terlalu gencar dipromosikan, film ini mendapatkan sambutan hangat dari para penonton di masa pandemi.
Selama 4 hari tayang di bioskop, film ini berhasil kumpulkan 100 ribu penonton. Tepat 10 hari penayangan, film ini berhasil kumpulkan 200 ribu penonton. Hingga saat ini, film ini ditonton 222.062 orang.
Losmen Bu Broto
Film ini disutradarai oleh Ifa Isfansyah dan Eddie Cahyono serta diproduseri oleh Andi Boediman.
"Losmen Bu Broto" dibintangi oleh Mathias Muchus sebagai Pak Broto dan Maudy Koesnaedi sebagai Bu Broto. Film ini juga dibintangi oleh Maudy Ayunda, Putri Marino, Baskara Mahendra, Danilla Riyadi, dan Marthino Lio.
Film ini menjadi sekuel dari seri televisi "Losmen" dengan menceritakan keseharian Pak Broto dan Bu Broto mengelola sebuah losmen keluarga dengan ketiga anaknya.
Film tersebut tayang pada 18 November 2021 di bioskop, dan berhasil meraih 120.413 penonton, menurut data yang dikutip dari Wikipedia.
Yuni
Film yang lekat dengan warna ungu ini meraih 94.690 penonton sepanjang penayangannya.
Baca Juga: Kaleidoskop 2021: 5 Peristiwa Nasional 2021 Paling Memilukan
"Yuni" sebelumnya tayang perdana dan berkompetisi di ajang Festival Film Internasional Toronto (TIFF) 2021 di program platform bersama dan berkompetisi bersama tujuh film terpilih lainnya dari sejumlah negara, termasuk "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas" yang ikut berkompetisi di ajang ini.
Dalam ajang tersebut, "Yuni" berhasil memenangkan penghargaan Platform Prize.
Film ini juga tayang perdana di ajang Festival Film Internasional Busan (BIFF) 2021 dalam program A Window on Asian Cinema bersama film lainnya, "Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas", "Penyalin Cahaya", dan "Laut Memanggilku".
Tak hanya itu, Arawinda Kirana pada Senin (13/12) waktu setempat mendapatkan penghargaan Silver Yusr Award kategori aktris terbaik di Red Sea International Film Festival (RSIFF) 2021 di Arab Saudi berkat perannya di film “Yuni”.
Di Indonesia sendiri, "Yuni" tayang di bioskop pada 9 Desember 2021.
Kadet 1947
"Kadet 1947" adalah sebuah film drama perang Indonesia tahun 2021 yang disutradarai dan ditulis oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia.
Berita Terkait
-
Epidemiolog Bandingkan Penyebaran Penularan Covid-19 Varian Delta dengan Omicron
-
Rentan Terhadap Varian Omicron, Anak Usia 6-11 Tahun Harus Segera Divaksinasi Covid-19
-
Studi: Pasien Varian Omicron Berisiko Kecil Jalani Rawat Inap di Rumah Sakit
-
Sebut Pembatasan Tak Ampuh Cegah Covid-19, Epidemiolog: Intervensi Pemerintah Berlebihan!
-
Kaleidoskop 2021: 5 Peristiwa Nasional 2021 Paling Memilukan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan