Suara.com - Siapa tak kenal Doni Salmanan? Namanya belakangan viral setelah dia memberikan donasi senilai Rp1 miliar kepada Konten Kreator, Reza Arap Oktovian. Nilai bisnis Doni Salmanan pun selangit sehingga layak dijuluki Crazy Rich sehingga dia bisa menyumbangkan uang ketika Reza sedang melakukan streaming game Ragnarok X di Youtube.
Kisah hidup Doni Salmanan juga mengundang simpati mengingat dirinya pernah menjadi tukang parkir di Kota Bandung sebelum internet dan trading saham mengubah hidupnya.
Saat PPKM tahun lalu pun Doni Samanan pernah viral karena diketahui membagikan sejumlah uang kepada pengemudi ojek online di jalanan Kota Kembang. Lalu apa saja bisnis Doni Salmanan yang bisa membuatnya begitu tajir? Berikut ulasannya.
1. Ads Youtube
Bisnis Doni Salmanan yang pertama adalah mengelola situs Youtube. Bisnis ini terbilang menjanjikan setelah kanal tersebut mendapatkan ad sense.
Doni Salmanan diketahui memiliki dua akun Youtube yakni Doni Salmanan dan King Salmanan. Keduanya membahas aktivitas Doni dari dua sisi yang berbeda. Walau demikian, keduanya sama-sama memiliki subscriber di atas satu juta pengikut.
Akun Doni Salmanan diketahui menunjukkan aktivitas keseharian Doni dan hobinya di bidang otomotif. Doni yang bagi-bagi uang kepada pengemudi ojol pun diunggah lewat akun ini. Di samping itu ada juga aktivitas keluarga Doni yang baru saja menikahi pujaan hatinya. Akun satu lagi yakni King Salmanan membahas aktivitas Doni dalam melakukan trading online. Di sana dia biasa membagikan tips agar sukses bermain saham.
2. Trading Saham
Trading saham adalah lini bisnis Doni Salmanan yang diketahui menghasilkan pundi-pundi rupiah paling besar. Lewat aktivitas ini, Doni juga berhasil memperoleh penghasilan lebih tinggi daripada tukang parkir.
Baca Juga: Tak Dikenali Dorce, Sule Berurai Air Mata Lalu Sebut Dirinya Raffi Ahmad
Trading dimulai Doni setelah mempelajarinya dari internet dengan modal Rp500.000. Beberapa instrumen trading pernah dia mainkan seperti cryptocurrency, saham, dan forex.
3. CEO Salmanan Group
Doni Salmanan juga merambah dunia bisnis dengan mendirikan perusahaan bernama Salmanan Group. Lini usahanya ada di bidang kedai kopi dan rokok elektrik. Usaha ini pun benar-benar dibangun Doni dari nol setelah dia mendapatkan keuntungan dari aktivitas trading.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Lagu Lisa "LALISA" Jadi MV Tercepat Solois Wanita K-Pop yang Capai 400 Juta Views
-
Monetisasi Adalah Cara Mendapatkan Penghasilan, Begini Cara Mendapatkannya
-
Cara Hitung Pendapatan YouTuber, Perhatikan Jam Tayang dan Iklan
-
Pakai Aplikasi Android Auto, YouTube Siap Diputar di Mobil
-
Tak Dikenali Dorce, Sule Berurai Air Mata Lalu Sebut Dirinya Raffi Ahmad
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik