Suara.com - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo memastikan semua BUMN telah melakukan transformasi secara menyeluruh sehingga tata kelolanya lebih tertata.
Hal itu disampaikan Kartika ketika berada di acara Mandiri Investment Forum yang dihadiri investor dalam negeri maupun asing.
"Pesan Pak Erick, kita ingin meyakinkan investor bahwa BUMN sedang berusaha melakukan reformasi besar-besaran. Kami ingin memastikan bahwa kami memiliki perusahaan yang berkelanjutan," ujar Kartika, Rabu (9/2/2022).
Kartika mengatakan BUMN juga telah memiliki komite yang bisa memantau kinerja para direksi sesuai dengan target dan menghindari praktik korupsi.
"Kami ingin memastikan semua BUMN akan memiliki komite yang tepat di bawah komisaris, termasuk komite audit dan manajemen risiko. Kami ingin mereka mengadopsi kerangka kepatuhan dan juga anti penyuapan dalam praktik bisnis," kata dia.
Kartika juga memastikan adanya keselarasan antara Kementerian BUMN dengan pemegang saham minoritas, dengan begitu tidak ada jarak antara pemegang saham mayoritas dengan minoritas.
Ia menambahkan pemegang saham minoritas juga berhak memantau kinerja para direksi untuk bisa mencapai target KPI dan menumbuhkan kapitalisasi pasar.
"Kami percaya dalam dua atau tiga tahun ke depan, kami berharap dapat meningkatkan standar tata kelola perusahaan, tidak hanya di sektor perbankan dan sektor keuangan, tetapi ke semua sektor yang dioperasikan di BUMN," katanya.
Baca Juga: Erick Thohir: Satgas Bencana Nasional BUMN Dapat Perkuat Integrasi Sistem & Peran untuk Indonesia
Berita Terkait
-
Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar
-
Kronologi Penggelapan Uang Gereja Rp28 M, Eks Kepala Kas Bank BUMN Jadi Tersangka
-
Manajer Koperasi Merah Putih Jadi Pegawai BUMN? Ini Penjelasan Status dan Masa Kerjanya
-
'Cuci Gudang' BUMN Energi, Anak Usaha Pertamina Dipangkas dari 1.000 jadi 250
-
Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!
-
Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis
-
Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan
-
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka
-
PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI
-
Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi
-
Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global
-
Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026
-
MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta