Suara.com - Penipuan atau judi online berkedok binary option dan robot trading belakangan makin meresahkan masyarakat Indonesia.
Kerugian yang dialami para korban bahkan sampai puluhan miliar. Meski Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menegaskan tidak pernah mengeluarkan izin atas beroperasinya binary option dan robot trading forex.
“OJK tidak pernah mengeluarkan izin untuk binary option dan robot trading forex. OJK juga tegas melarang Bank memfasilitasi binary option dan robot trading forex yang patut diduga mengandung unsur penipuan, perjudian, atau skema ponzi,” tulis OJK melalui keterangan resminya beberapa saat lalu.
Aksi 'tipu-tipu' yang menelan banyak korban ini tidak bisa lepas dari promosi yang dilakukan para influencer.
OJK lantas mengingatkan agar para influencer tidak asal dan memastikan mereka mempromosikan investasi legal dan telah mengantongi izin dari lembaga terkait.
“OJK mengingatkan para influencer agar dalam memasarkan produk dan layanan jasa keuangan, selalu memastikan terlebih dahulu produk dan layanan keuangan tersebut telah memiliki izin (legal) dari lembaga yang berwenang di Indonesia, agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi ilegal,” tulisnya.
Sepanjang 2021, Bappebti sudah memblokir 1.222 situs perdagangan berjangka komoditi ilegal. Dan di antaranya terdapat 92 domain binary option seperti Binomo, IQ Option, Olymtrade, sampai Quotex.
Ada pula 336 robot trading seperti Net89/SmartX, Auto Trade Gold, Viral Blast, Raibot Look, DNA Pro, EA 50, Sparta, Fin888, hingga Fsp Akademi Pro.
Baca Juga: Tak Asal Pilih, Komisioner OJK Dituntut Paham Masalah Ekonomi Makro dan Mikro
Berita Terkait
-
Wamendag Jerry Tegaskan Pengaturan Kripto Kewenangan Bappebti Bukan OJK
-
OJK Tidak Pernah Keluarkan Izin untuk Robot Trading dan Binary Option
-
Viral Tiga Influencer Jepang Ramai-ramai Ikut Edo Origami Challenge, Apa Sih Itu?
-
Sempat Kehilangan 141,5 Kg Berat Badannya, Influencer Ini Alami Kegagalan Organ hingga Harus Cuci Darah
-
Tak Asal Pilih, Komisioner OJK Dituntut Paham Masalah Ekonomi Makro dan Mikro
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya
-
BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya
-
PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
-
Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis
-
Bank Indonesia Gabung dengan Proyek Nexus, Apa Untungnya?
-
Purbaya soal Bos BEI-OJK Mundur: Pertanda Baik, Mereka Salah dan Harus Tanggung Jawab
-
Pesan Purbaya ke Investor: Jangan Cemas soal Investasi di RI, Saya Menteri Pintar
-
Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg
-
CIMB Niaga Dorong Masyarakat Kelola Gaji Secara Eifisien
-
AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS