Suara.com - PT Brantas Abipraya (Persero) menyelenggarakan vaksinasi booster Covid-19 bagi pegawai. Dikenal sebagai BUMN konstruksi terunggul dalam pembangunan bendungan, Brantas Abipraya menggelar vaksinasi untuk Insannya selama tiga hari, mulai 15 Februari-17 Februari di ruang serba guna Gedung Brantas Abipraya, Jakarta.
"Kami bagi menjadi tiga hari untuk menghindari kerumunan, pelayanannyapun menjadi lebih mudah dengan menggandeng Puskesmas Jatinegara, Jakarta Timur," ujar Wahyu Herry Sasongko, Senior Manager QHSE Brantas Abipraya.
Wahyu mengatakan, jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin AstraZaneca. Pemberian vaksin booster penting untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan Insan Abipraya, terutama saat gelombang ketiga Covid-19 ini.
Dengan kesehatan dan kondisi tubuh yang fit dapat menjaga dan menunjang produktifitas, sehingga Brantas Abipraya dapat terus berkarya memberikan yang terbaik untuk Indonesia, utamanya saat diselimuti pandemi ini.
Adapun, untuk mendapat vaksin booster, Insan Abipraya terlebih dahulu harus mengantongi e-ticket vaksin III yang dapat diunduh dari Aplikasi Peduli Lindungi. Insan Abipraya yang dapat menerima booster ini tentunya harus sudah mendapatkan vaksin dosis I dan dosis II, tidak sedang terpapar Covid-19 atau berada pada masa penyembuhan Covid-19 dalam sebulan terakhir, serta tidak sedang hamil.
Wahyu juga mengingatkan, walau telah dipersenjatai vaksin booster, bukan berarti kita sebagai masyarakat lengah dan lalai akan protokol kesehatan (prokes). Brantas Abipraya tetap meminta para Insannya untuk disiplin menerapkan prokes, baik dalam lingkungan perkantoran, proyek maupun di rumah.
"Setiap harinya kami menugaskan Covid Ranger untuk berpatroli, menjaga dan memastikan protokol kesehatan selalu diterapkan di lingkungan Brantas Abipraya," imbuh Wahyu.
Sebagai informasi, sebelumnya Brantas Abipraya juga membentuk tim Task Force Satgas Covid-19 Abipraya dan Covid Ranger sebagai agen perubahan. Sebagai bukti keseriusan Brantas Abipraya dalam memerangi Covid-19 yang merebak sejak tahun 2020. BUMN konstruksi yang sedang merampungkan beberapa proyek strategis nasional (PSN) menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sehingga pekerjaan di proyek pun dapat terus berjalan.
“Kami mendukung penuh pemerintah untuk stop rantai penyebaran Covid-19, sederet upaya telah kami lakukan untuk memerangi virus ini," katanya.
Baca Juga: Satgas: Orang Belum Vaksin Dosis Kedua Selama 6 Bulan Harus Vaksin Ulang dari Dosis Pertama
Hal ini dibuktikan dengan komitmen Brantas Abipraya untuk selalu ada bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang terdampak Covid-19. Selain pengerjaan optimalisasi fasilitas kesehatan di beberapa titik daerah seperti Wisma Atlet Kemayoran-Jakarta, RSUD dr. H. Abdoel Moeloek, Bandar Lampung, rehabilitasi area Wisma Werdhapura di Denpasar, Wisma Bima di Kabupaten Badung sebagai Ruang Isolasi Darurat Covid-19.
Selain itu, Brantas Abipraya juga turut membantu optimalisasi fasilitas di RSD Gorontalo. Disamping itu, bantuan terus disalurkan berupa sembako, masker, APD (Atribut Pelindung Diri), menggelar vaksin gratis dan menambah perlindungan diri bagi Insan Abipraya dengan memberikan vaksin flu, phenomia dan vitamin C.
"Semoga kegiatan vaksin selama 3 hari ini dapat menyokong program akselerasi vaksinasi booster, sehingga dapat menekan angka dan melandaikan angka kasus omicron yang terus meningkat tiap harinya," tutup Wahyu.
Berita Terkait
-
Kemenkes: Lebih dari Enam Bulan Tidak Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Harus Suntik Ulang dari Awal!
-
Mengalami Ciri-ciri Gejala Omicron Meski Sudah Divaksin? Waspadai Gejalanya, Pahami Kapan Harus Tes Covid-19!
-
Hits Health: Gejala Omicron Jika Sudah Mendapat Vaksin Covid-19, Gagal Jantung Setelah Melahirkan
-
Sejumlah Dinas di Kabupaten Malang Lockdown 2 Hari, Kantor Disterilkan Setelah Pegawai Ada yang Kena Covid-19
-
8 Ciri Orang Terinfeksi Covid-19 Omicron Meski Sudah Vaksin Lengkap, Mulai Batuk Hingga Nyeri Otot
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Defisit APBN Capai Rp 54,6 T per Januari 2026, Purbaya Klaim Masih Terkendali
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
-
File APK Berkedok Undangan Kuras Rekening di Batang, Pakar: Nasabah Harus Lebih Awas