Suara.com - Direktur Energy Watch Mamit Setiawan menilai memang sudah saatnya harga BBM milik Pertamina yaitu Pertamax. Sebab, dia menyebut tingginya harga minyak dunia jadi alasan kuat harga BBM Pertamax Harus naik.
Apalagi, lanjut dia, Pertamax merupakan jenis BBM umum yang mana berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 62 Tahun 2020 formula perhitungan harga ditentukan salah satunya harga minyak dunia.
"Saya kira dengan semakin tingginya harga minyak dunia maka sudah seharusnya Pertamax mengalami penyesuaian harga," ujarnya saat dihubungi, Senin (21/3/2022).
Di sisi lain, tutur Mamit, konsumsi BBM Pertamax secara nasional sudah cukup besar yaitu sebesar 14 persen.
"Jadi, akan sangat memberatkan bagi Pertamina jika tidak mengalami penyesuaian," ucap dia.
Namun demikian, Mamit memastikan, Pertamina akan memberikan harga yang sesuai kemampuan masyarakat dalam kenaikan harga BBM Pertamax. Selain itu, dia memastikan harga Pertamax bakal lebih murah dibanding harga BBM Ron 92 milik SPBU Swasta.
"Yang pasti lebih murah dibanding SPBU Swasta. Saya kira kenaikannya antara Rp 12.000 - Rp 13.000/Liter," kata dia.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) masih melakukan kajian atau review terkait dengan harga BBM non subsidi Pertamax. Hal ini, terkait dengan masih tingginya harga minyak dunia yang di atas USD 100 per barel.
Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengakui, memang harga jual Pertamax saat ini jauh dibandingkan harga keekonomian.
Baca Juga: Pertamina Kaji Kenaikan Harga BBM Jenis Pertamax
Untuk diketahui, saat ini Pertamina menjual BBM Pertamax sebesar Rp 9.000 per liter, sedangkan menurut Kementerian ESDM harga keekonomian BBM jenis Pertamax berkisar Rp 14.000 per liter.
"Dibandingkan dengan harga keekonomian memang ada gap besar. Kami masih mereview dan juga berkoordinasi dengan stakeholder," ujarnya saat dihubungi, Senin (21/3/2022).
Namun demikian, Irto tidak merinci lebih lanjut terkait dengan kapan hasil kajian tersebut selesai. Ia mengklaim saat ini masih dalam progres pembahasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan
-
Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market
-
Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok
-
Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah
-
Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun
-
Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan