Suara.com - PT Brantas Abipraya (Persero) menggelar aksi donor darah. Bertemakan Setetes Drahmu Memberikan Kehidupan, Perseroan bermaksud untuk memberikan kontribusi dalam menjaga stabilitas suplai darah di Indonesia.
Berkolaborasi dengan Srikandi Abipraya, kegiatan sosial ini diadakan di Gedung Brantas Abipraya yang berlokasi di Cawang, Jakarta Timur. Kegianatan ini dibuka langsung oleh Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perseroan untuk terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya saat pandemi Covid-19.
“Melalui kegiatan hari ini, seluruh Insan Abipraya ingin mengedepankan kepedulian kepada masyarakat sekitar. Semoga kegiatan donor darah ini dapat memberikan manfaat yang lebih untuk lingkungan yang saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Sugeng.
Selain dapat diikuti Insan Abipraya yang berada di Kantor Pusat dan proyek-proyek yang berada di sekitar Jakarta, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi juga turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Sugeng berharap dari total 197 pendonor, BUMN konstruksi yang dikenal terhandal dalam pembangunan infrastruktur air ini dapat memberikan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan kantung darah kepada yang membutuhkan.
Dari kegiatan ini, Sugeng pun ingin menyebar semangat untuk saling bahu- membahu antar sesama, tak hanya mengajak para Insan Abipraya di Kantor Pusat, beliau juga menghimbau proyek-proyek Abipraya yang tersebar di Indonesia untuk menggelar kegiatan sosial untuk saling membantu sesama, menebar kebaikan.
Sebagai tambahan informasi, kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan tahunan Brantas Abipraya yang biasa dilakukan tiga kali dalam setahun, namun sempat tertunda dua tahun belakang dikarenakan kondisi pandemi Covid-19.
Salah satu Insan Abipraya yang mengikuti kegiatan ini, Raihan Mahdy menyambut baik kegiatan seperti ini, Ia mengatakan selain dapat membantu sesama, dengan mendonorkan darah secara rutin juga baik bagi kesehatan.
Hadir saat pelaksanaan, dr. Bono Suwignyo selaku Penanggung Jawab Unit Transfusi Darah PMI Provinsi DKI Jakarta, beliau mengatakan setiap harinya DKI Jakarta membutuhkan 1.200 kantung darah yang harus dipenuhi, sehingga dengan adanya event donor darah seperti yang diadakan Abipraya dapat membantu capaian target kantong darah PMI. Lebih lanjut lagi dijelaskan dr. Bono, keuntungan diri yang dapat diperoleh dari mendonorkan darah untuk kesehatan diantaranya adalah menurunkan risiko kanker, meningkatkan produksi sel darah merah, membakar kalori dan menjaga kesehatan jantung.
dr. Bono juga menyampaikan rasa terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan donor darah ini. Aksi kemanusiaan ini dapat membantu PMI dalam penyediaan kebutuhan darah bagi masyarakat di Jakarta. Beliau berharap kegiatan ini dapat rutin terus dilaksanakan oleh Insan Abipraya untuk dapat membantu sesama.
Masuk dalam program TJSL, ditambahkan Sugeng program ini adalah suatu langkah yang sangat diarahkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentunya menjadi prioritas Brantas Abipraya sebagai salah satu BUMN Karya yang berharap akan menyatu dengan lingkungan dan masyarakat sekitar lewat proyek-proyeknya yang berada di plosok tanah air, BUMN ini akan selalu hadir untuk Negeri memberikan yang terbaik untuk masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan ini juga, Sugeng mengharapkan kegiatan donor darah ini dapat menumbuhkan semangat dan kesadaran dalam diri kita masing-masing akan pentingnya persaudaraan dan saling tolong-menolong antar sesama manusia.
Baca Juga: Donor Darah di Pusat Grosir Cililitan
“Semoga melalui kegiatan ini, kita menjadi semakin peka dan semakin peduli akan penderitaan sesama yang membutuhkan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Aksi Penipuan Berkedok Donor Darah Terjadi di Yogyakarta, Pelaku Minta Uang Bensin
-
Dokter Abal-abal Pasang Alat Kontrasepsi dari Stik Permen Lolipop dan Berita Hits Kesehatan Lainnya
-
Simak Bahaya Memaksakan Donor Darah Saat HB Rendah
-
Kejar Stok Darah, PMI Sukabumi Layani Pendonor hingga Larut Malam selama Ramadhan
-
Terbukti Bikin Tubuh Tambah Sehat, Peneliti Menemukan Manfaat Baru dari Donor Darah
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe