Suara.com - Pembuat stablecoin Terra dan Luna, Do Kwon menjadi target kejaksaan Korea Selatan setelah nilai dua token digital itu ambles. Para investor merasa terjerat kejahatan digital karena kehilangan banyak uang. Atas kejadian ini, forking kripto perlu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif.
Pengertian forking kripto secara umum adalah kondisi sebuah aset kripto yang harus dibagi ke dalam dua jenis yakni hard forking dan soft forking. Pembagian ini dimaksudkan karena blockchain yang bercabang layaknya garpu atau fork dalam bahasa Inggris.
Dalam sistem hard forking, sebuah aset tidak hanya akan dibagi dua. Lebih lanjut, keduanya akan dibangun dalam kode yang berbeda dan tidak saling terhubung alias kompatibel.
Dengan begitu, keduanya akan menjadi aset kripto yang sama sekali berbeda satu sama lain. Blockchain atau bank yang menaunginya pun akan berdiri sendiri-sendiri. Kripto baru yang datang lewat forking tidak akan dihhubungan dengan blockchain lama meskipun nama asetnya mirip.
Di sisi lain, soft forking akan meningkatkan fungsi dan fitur perangkat lunak yang menjadi tempat penyimpanan kripto tersebut.
Seperti diketahui, kripto adalah mata uang digital sehingga perangkat lunaknya perlu dilengkapi fungsi dan fitur yang menunjang. Berbeda dengan hard forking, dalam soft forking meskipun aset telah dibagi dalam dua jenis, keduanya masih terhubung satu sama lain.
Lalu apakah forking dibutuhkan oleh semua orang yang menyimpan aset kripto? Tentu saja semuanya tergantung kebutuhan.
Beberapa pemilik aset melakukan forking dengan alasan harus menambah fitur untuk menyesuaikan dengan fungsinya. Di samping itu, forking bisa mengatasi masalah dan risiko keamanan dari sebuah aset digital.
Kemudian, forking dapat menyelesaikan ketidaksepakatan dalam sebuah komunitas kripto tentang tujuan penyimpanan aset digital mereka.
Baca Juga: Pasar Kripto Global Sedang Anjlok, Begini Kata Analis
Forking akan memperkecil risiko kesalahan setiap kali komunitas kripto membuat perubahan peraturan pada protokol blockhain.
Beberapa aset kripto yang telah melakukan forking antara lain forking blockchain Ethereum yang menghasilkan blockchain Ethereum Classic (ETC), gara-gara diretasnya token DAO.
Forking lainnya dilakukan Bitcoin yang menghasilkan Bitcoin Cash (BCH) dan Bit?coin GOLD (BTG), serta sejumlah varian lainnya. Terbaru, forking blockchain Terra telah dimulai pada 18 Mei 2022, besar kemungkinan ini akan terjadi berdasarkan voting DAO dari para HODLer LUNA.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok 70 Persen Hingga di Level US$8.000
-
Investor Kehilangan Aset Miliaran di Kripto LUNA, Do Kwon Buat Pengakuan Mengejutkan
-
Penerapan Blockchain untuk Perekonomian di Indonesia
-
Harga BT Amblas, Penambang Bitcoin Terancam Rugi Besar
-
Pasar Kripto Global Sedang Anjlok, Begini Kata Analis
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam
-
Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!
-
BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan
-
Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT
-
Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?