Suara.com - Berbagai inovasi dan terobosan penting sektor keuangan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB untuk menggenjot ekonomi kerakyatan. Tujuannya agar masyarakat sejahtera, menjalani usaha dengan nyaman dan lancar.
Namun, di tengah ekonomi yang terus menghadapi berbagai macam tantangan, kebutuhan pendanaan untuk modal usaha sangat diperlukan pelaku usaha, terutama mikro dan kecil. Namun terkadang karena kebutuhan yang mendesak dan cepat, mereka meminjam uang ke rentenir. Akibatnya usaha mereka justru semakin sulit karena beban bunga yang cukup besar.
Berangkat dari kondisi tersebut, sejak kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jawa Barat bersama bank BJB membuat terobosan penting dalam menelurkan skema pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, yaitu kredit BJB Mesra. Ini adalah program bersama mendorong ekonomi Jabar Juara Lahir Batin.
BJB Mesra adalah fasilitas pinjaman yang diberikan Bank BJB kepada pelaku usaha mikro perorangan yang belum bankable dengan plafon maksimal Rp5.000.000. Keunggulan produk BJB mesra adalah bunga 0%. Menariknya, BJB Mesra bergulir tanpa agunan dan bebas biaya provisi.
Program ini membidik komunitas rumah ibadah dengan harapan terbangun ekonomi yang baik di lingkungan sekitarnya. Namun, target terpenting adalah menghilangkan jerat rentenir bagi warga di sekitar rumah ibadah yang menjalankan usaha.
Inovasi pembiayaan yang digulirkan Pemprov Jabar dan Bank BJB ini terbilang baru. Pantas jika BJB Mesra menjadi salah satu program yang disorot pemerintah pusat. Buktinya, BJB Mesra mampu keluar sebagai nominasi finalis Top Inovasi Pelayanan Publik tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Top Inovasi Pelayanan Publik adalah program yang turun digelar oleh Kemenpan RB setiap tahunnya. Di mana ratusan inovasi di Indonesia diseleksi untuk diapresiasi sebagai model percontohan pelayanan publik terbaik. Program ini digagas untuk menjaring, mendokumentasikan, dan mempublikasikan kepada publik agar menjadi contoh daerah lainnya.
Sebagai tahapan seleksi, pada Kamis 30 Juni 2022 lalu, program BJB Mesra telah dilakukan uji publik melalui media daring. Tak tanggung-tanggung, Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil langsung turun tangan ikut menjadi peserta uji yang diwawancarai. Gubernur sebagai inisiator program ini memaparkan filosofi, konsep, dan pandangannya ke depan terkait pengembangan UMKM di Jabar.
Turut mendampingi, Direktur Komersial & UMKM Bank BJB, Nancy Adistyasari dan Kepala Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Barat Kusmana Hartadji. Pemaparan konsep bjb Mesra yang telah sukses dilaksanakan di Jabar berlangsung lancar tanpa kendala apapun.
Baca Juga: Bank BJB Catatkan Kinerja Positif Selama Tahun 2021
Dalam paparannya, Ridwan Kamil menjelaskan, program Kredit Mesra telah berhasil membebaskan sekitar 3.500 masyarakat dari rentenir. Bahkan, mereka kini memiliki bisnis yang terus berkembang dengan serapan tenaga kerja mencapai 8.000 orang.
"Ini adalah cara kami melawan rentenir. Saat ini, ada 40 persen UMKM di Jabar terjerat rentenir karena kemudahannya. Makanya visi kami bersama Bank BJB, mari kita kalahkan rentenir dengan akses yang mudah, tidak membebani dan tanpa agunan, " kata Emil.
Tak hanya itu, Kredit Mesra tak hanya memberi pinjaman, tetapi juga ada proses pelatihan dan pendampingan agar pinjaman yang diberikan betul betul efektif. Sejauh ini pembayaran cicilan sangat lancar, terbukti dengan NPL yang sangat kecil. Bahkan, mereka cenderung tidak mau menunggak.
"Kalau ini masif, kami berharap akses ke rentenir semakin sedikit. Ini adalah cara kami berantas kemiskinan di Indonesia. Kalau enggak begitu, rentenir bisa makin mencekik rakyat. Kami bersama Bank BJB akan terus kolaborasi maksimalkan program ini," imbuh dia.
Diketahui, program kredit BJB Mesra telah berjalan hampir 4 tahun dengan pencapaian sangat baik. Tak kurang dari 9.321 debitur dari berbagai komunitas rumah ibadah telah penerima manfaat dari program ini. Tercatat, penyaluran pembiayaan BJB Mesra lebih dari Rp37 miliar.
Untuk mengakselerasi penyaluran program kredit BJB Mesra, Bank BJB telah melakukan kerjasama dengan beberapa organisasi keagamaan. Juga bersinergi dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk Dinas Koperasi dan UKM.
Tak hanya itu, Bank BJB juga telah menyediakan aplikasi BJB Mesra untuk memudahkan akses bagi para calon debitur. Saat ini Kredit BJB Mesra sudah dapat dilayani di seluruh jaringan kantor Bank BJB.
Tag
Berita Terkait
-
Julo Ajak Masyarakat Tingkatkan Kualitas Hidup dengan Fitur Lengkap Kredit Digital
-
Portofolio Pinjaman BNI Untuk Usaha Berkelanjutan Capai Rp 168 Triliun
-
Kredit Tambang Batu Bara BNI Panen Kritik, Mucharom: Cuma 3,23 Persen dari Total
-
BNI Klarifikasi Isu Kredit Tanpa Jaminan: Ada yang Bikin Hoaks Demi Keuntungan
-
Adanya Kredit Mikro Mudahkan untuk Pengungsi di Kenya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
IHSG Terbang ke Level 6.206, Ini Daftar Saham yang Cuan
-
Menko Airlangga Sebut Rupiah Lemah Saat Ini Cuma 5 Persen
-
Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun
-
Belajar dari Sejarah! Anggota DPR Misbakhun Klaim Rupiah Lemah Saat Ini Beda dari Krisis 1998
-
BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
-
Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra
-
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
-
BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage
-
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan