Suara.com - Komisi VI DPR RI meninjau proyek pengembangan Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur atau Refinery Development Master Plan (RDMP) guna memastikan proyek tersebut berjalan sesuai target.
Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih mengatakan, peninjauan ke Kilang Balikpapan untuk memastikan pembangunannya berjalan sesuai target, yaitu beroperasi penuh pada 2024.
“Tujuan kami ke sini untuk pengawasan kinerja dan operasional dan memastikan apakah sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana,” katanya di Balikpapan, Rabu (28/9/2022) lalu.
Nantinya, saat proyek RDMP ini selesai, Kilang Balikpapan akan mampu memproduksi 360 ribu barel bahan bakar minyak per hari.
Saat ini kesanggupan berproduksi Kilang Balikpapan ada pada 260 ribu barel per hari atau 25 persen dari seluruh kapasitas produksi nasional.
Kilang Balikpapan juga akan bisa memproduksi bahan bakar minyak dengan bahan baku minyak mentah yang lebih beragam. Bahan bakar yang dihasilkan juga berkualitas lebih baik, yaitu minimal sesuai standar Euro IV di mana kandungan sulfurnya rendah sehingga lebih ramah lingkungan.
“Jika proyek pengembangan Kilang Balikpapan ini selesai maka jumlah produksinya akan melebihi Kilang Cilacap di Jawa Tengah yang saat ini kapasitas produksinya 345 ribu barel per hari,” ungkap Sumarjaya.
Jumlah produksi 360 ribu barel minyak per hari itu juga menjadikan Kilang Balikpapan sebagai kilang dengan produksi terbesar di Indonesia.
Dengan produksi sebesar itu ditambah produksi dari Kilang Cilacap dan kilang-kilang lain, maka Pertamina bisa mengurangi impor minyak jadi dalam jumlah signifikan.
Baca Juga: Fantastis! Gaji Dedi Mulyadi dari Youtube Lebih Besar dari Ria Ricis, ini Perkiraanya
Komisi VI DPR RI dalam kunjungan ini adalah Adisatrya Suryo Sulistyo, Harris Turino, La Tinro La Tunrung, Muhammad Rapsel Ali, Ali Ahmad, Muslim, dan Amin, serta Gde Sumarjaya.
Berita Terkait
-
Krama Bali I Nyoman Wara Kembali Terpental dari Calon Pimpinan KPK, Gagal Yakinkan DPR RI
-
NasDem Tak Ambil Pusing Soal Koalisi, Willy Aditya: 'Kalau nggak cukup, ya bubar jalan lah'
-
Hingga September 2022, Ada 1.033 Kasus Demam Berdarah di Kota Balikpapan
-
Pastikan Flyover Sitinjau Lauik Dibangun, Andre Rosiade: Ada yang Iri, Saya Tak Ingin Pembangunan Sumbar Terhenti
-
Fantastis! Gaji Dedi Mulyadi dari Youtube Lebih Besar dari Ria Ricis, ini Perkiraanya
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis
-
Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi
-
Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis
-
Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi