Suara.com - Raksasa milik Warren Buffett, Berkshire Hathaway Inc kembali membeli 5,99 juta saham Occidental Petroleum Corp saat guncangan ekonomi global dan potensi inflasi yag menguat belakangan ini.
Aksi beli ini meningkatkan kepemilikan Berkshire Hathaway atas kepemilikan saham perusahaan minyak itu jadi 20,9% dengan menghabiskan dana sekitar USD352 juta (Rp5,3 triliun).
Padahal, saham Occidental Petroleum Corp baru-baru ini kehilangan sekitar seperlima dari nilainya dalam waktu kurang dari sebulan.
Melansir Warta Ekonomi, Berkshire Hathaway kini dikperkirakan memiliki 94,4 juta saham Occidental senilai USD11,9 miliar (Rp181 triliun).
Padahal, sekitar dua bulain lalu, Berkshire Hathaway juga membeli saham yang sama dan sudah memiliki 20 persen kepemilikan atas perusahaan.
Nilai saham Occidental Petroleum Corp sempat menguat di angka USD77,11 pada 29 Agustus sebelum kembali melemah pasca gelombang inflasi yang membuat The Fed menaikkan suku bunga.
Namun, sepanjang tahun ini, harga saham peursahaan itu sudah naik lebih dari dua kali lipat berkat kenaikan harga minyak dunia.
Saham Berkshire akan memungkinkan Buffett untuk melaporkan bagian proporsional dari pendapatan Occidental dengan hasil operasinya sendiri melalui metode akuntansi ekuitas.
Pada bulan Agustus, regulator energi AS memberi izin kepada Berkshire untuk membeli hingga 50% saham biasa Occidental. Berkshire juga memiliki USD10 miliar (Rp152 triliun) saham preferen Occidental yang menghasilkan USD800 juta (Rp12,1 triliun) dividen tahunan.
Baca Juga: Makin Cerah, Harga CPO Meroket Seiring Naiknya Permintaan Ekspor
Berita Terkait
-
Dilaporkan Atas Kasus Penipuan Berkedok Investasi Minyak Goreng, Pengusaha di Bantul Ini Beri Klarifikasi
-
Rebound, IHSG Kamis Pagi Dibuka Menguat 19,52 poin
-
Rebound, Kamis Pagi IHSG Dibuka Naik ke Level 7.096
-
Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Bergejolak Lagi
-
Makin Cerah, Harga CPO Meroket Seiring Naiknya Permintaan Ekspor
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?
-
Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton