Suara.com - Sebanyak 10 mitra binaan PT Pertamina (Persero) siap berlaga pada Final Fitching Day menuju juara dan best innovation awardee di ajang Pertapreneur Aggregator. Mitra binaan unggulan yang berasal dari 200 UMK yang telah melewati proses kurasi sangat ketat dari 200 lebih peserta UMK Academy 2022.
Mereka adalah Sathya Narayana (Denara Duta Mandiri), Nurhayati Aisyah (Asia Garment Internasional), Putu Wilas (CV Natural Bali Kulkul), Intan Anastasia Amsyah (Hitara Black Garlic), Bambang Tri Mulyono (Mbah Hardjo), Ismail Marzuki (Bali Honey Republic), Agung Setiawan (CV Woodeco Indonesia), Meeta A Fauzan (CV Aamira), Ni Made Roni (Made Tea) dan Wayan Putri Antara (CV Bali Ayu Shop).
“Sebanyak 10 mitra binaan ini merupakan pemenang babak semifinal yang diikuti 50 peserta. Babak final akan diselenggarakan awal Desember nanti,” tutur Manager Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) Pertamina Rudi Arifianto, di Jakarta.
Pertamina melalui SMEPP untuk mendorong pelaku usaha mikro kecil (UMK) berkolaborasi untuk meningkatkan kapasitas terutama daya saing di pasar global.
Melalui Program Pertapreneur Aggregator, disediakan ruang bagi UMKM mitra binaan untuk memiliki entrepreneurial mindset, inovasi, daya saing dan kolaborasi guna mempercepat pertumbuhan UMK dan menjadi UMK yang unggul.
Menurut Rudi, pemenang program Pertapreneur Aggregator akan mendapatkan sertifikat dan benefit senilai ratusan juta rupiah.
“Mereka akan mendapatkan pendampingan selama satu tahun ke depan dan diikutkan dalam eksebisi atau pameran di dalam dan luar negeri,” katanya.
Dia menambahkan para jawara Pertapreneur Aggregator dan fasilitas untuk meningkatkan ekspor melalui pameran business to business internasional Trade Expo Indonesia (TEI) akan diberikan kepada UMK untuk meningkatkan kapasitasnya. Penetrasi pasar akan dilakukan melalui ExportHub.id yang terkoneksi dengan Alibaba.com.
“Negara mana lagi membutuhkan barang apa UMK nanti bisa memberikan penawaran,” katanya.
Baca Juga: Kementerian BUMN bersama IFG Selenggarakan Pasar Rakyat dan Bazaar UMKM di Manggarai Barat
Eka J Budiman, Executive Facilitator MarkPlus Institute, menilai program Petrapreneur Aggregator sangat menarik. Dia sangat mendukung Pertamina dalam menjalankan program-program semacam ini karena hasilnya pasti akan membantu UMK.
“UMK memang mampu untuk bangkit dan secara bersamaan membantu wilayahnya. UMK lainnya yang belum mampu. Juga pemberdayaan tenaga kerja di wilayah masing-masing yang akan juga menggerakan ekonomi wilayahnya,” kata dia.
Disamping itu, Eka melihat beberapa peserta Pertapreneur Aggregator kreatif sekali dalam mencari ide untuk program ini.
“Saya mendukung program-program semacam ini dijalankan Pertamina karena membawa efek positif langsung ke UMK dan juga ke ekonomi Indonesia secara umum,” tambahnya.
Selain itu, kata Eka, persoalan yang harus ditingkatkan adalah kemampuan digital marketing (sosial media, dan lain-lain), branding dan positioning untuk membuat brand mereka dikenal dan terposisikan di benak konsumen atau calon konsumen, team marketing serta market intelligence.
“UKM juga butuh data pasar, data kompetitor, data kastemer, dan lain-lain. Apabila hal-hal itu dapat dibenahi UMK Indonesia dapat berkiprah atau menembus pasar global,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
LPCK Mulai Garap Hunian Murah di Kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis
-
Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk
-
Ponzi Berkedok Syariah, OJK dan PPATK Jelaskan Kasus Fraud Pinjol Dana Syariah Indonesia
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
Airlangga Klaim SPPG Model Bisnis Aman: Jaminannya APBN MBG Rp 335 Triliun
-
Perempuan Lentera Kehidupan Hadir dalam 12 Potret Terbaik dari Jurnalis Nasional di MRT Bundaran HI
-
Indonesia Siapkan Ekosistem Semikonduktor, Libatkan Inggris dengan Anggaran 125 Juta USD
-
Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh
-
Pelni Logistics Bidik Kinerja Bongkar Muat Peti Kemas Capai 56.482 TEUs di 2026
-
Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun