Suara.com - Persaingan antar perusahaan kian ketat di era teknologi. Itu sebabnya, pengembangan terhadap sumber daya manusia berupa karyawan menjadi sesuatu yang perlu dilakukan secara konsisten. Salah satunya dengan cara coaching.
Tapi, apa itu coaching? Mengutip dari laman Gramedia, disebutkan bahwa coaching dalam lingkungan bisnis merupakan metode pelatihan di mana individu yang lebih berpengalaman atau terampil memberikan saran dan bimbingan kepada karyawan, yang tujuannya adalah membantu mengembangkan keterampilan, kinerja, dan karier individu dalam sebuah perusahaan.
Dikatakan pula bahwa coaching merupakan suatu proses dalam membuka potensi diri yang bertujuan memaksimalkan kinerja. Coaching bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan, baik dari segi personal maupun profesional.
Coaching bukanlah cara untuk mengajari atau bahkan memberikan instruksi, sehingga coaching tidak sama dengan training yang pada umumnya berbentuk kelas. Coaching lebih cenderung pada memfasilitasi dengan cara bertanya dan memberikan feedback.
Lalu, apa manfaat coaching bagi perusahaan? Berikut adalah beberapa manfaat yang didapat perusahaan dengan memberi coaching:
- Meningkatkan motivasi karyawan
- Meningkatkan performa individual dan tim
- Menciptakan hubungan yang lebih harmonis
- Meningkatnya kinerja dan performa karyawan sehingga secara langsung meningkatkan omzet perusahaan
International Coaching Federation (ICF) Jakarta Charter Chapter akan kembali menggelar Indonesia’s International Coaching Summit (IICS) yang sebelumnya bernama ICS (International Coaching Summit). Dengan mengusung tema Coaching-Verse! Beyond the Future of Coaching, IICS akan berlangsung pada 11 November 2022 hingga 27 November 2022 secara virtual.
Tahun ini, IICS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang coaching, khususnya di Indonesia, dan membangun komunitas coaching yang lebih kuat di dunia coaching, Coaching-Verse.
Coaching-Verse ini mencakup berbagai dimensi di mana coaching dapat memberikan dampaknya dan berkembang menjadi sebuah pendekatan pengembangan dan pemberdayaan manusia yang lebih inklusif namun tetap menjaga etika dan kualitas. Mulai dari inner-verse hubungan antara coach dan klien, Knowledge-verse tentang kompetensi coaching, leadership-verse bagaimana kualitas sumber daya manusia dalam upaya mentransformasi organisasi, niche-verse tentang coaching bertujuan khusus yang memberikan dampak yang berarti, business-verse di mana coaching adalah industri yang menjanjikan dalam berinovasi, serta techno-verse yang memberikan pengalaman coaching yang dibantu teknologi namun tetap mengedepankan etika.
Semua “verse” ini akan menunjukkan bahwa coaching bukan hanya sebagai pendekatan atau praktik dalam upaya pengembangan satu orang, tetapi juga dapat digunakan secara adaptif untuk tujuan lain dengan memanfaatkan keajaiban teknologi dan kekuatan etika.
IICS tahun ini akan mengumpulkan sekitar 500 peserta dari berbagai profesi, termasuk coach, peneliti, pendidik, pejabat pemerintah, pengusaha, praktisi bisnis/UMKM/startup, dan individu untuk memberdayakan dunia melalui coaching. Diharapkan melalui event ini, coaching akan menjadi lebih inklusif dan masyarakat luas akan semakin mudah untuk mendapatkan askes terhadap coaching.
Baca Juga: Ketahui 3 Macam Struktur Organisasi di Departemen HRD pada Perusahaan Kecil
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
-
Starbucks Masih Akan Tutup Tokonya di Tahun 2026, PHK Karyawan Mengintai
-
Menhub Catat 14,9 Juta Orang Naik Angkutan Umum Selama Nataru
-
Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana
-
Purbaya Akui Suntikan Dana SAL Rp 276 Triliun ke Bank Belum Optimal ke Ekonomi
-
Update BBM Pertamina 1 Januari 2026: Harga Pertamax dan Dex Series Turun!
-
Menhub Soal Larangan Truk Sumbu Tiga: Bukan Matikan Bisnis, tapi Jaga Nyawa!
-
Apa Itu PPPK Paruh Waktu: Gaji, Jam Kerja, Tunjangan dan Pensiun
-
OJK Proyeksi Industri Dana Pensiun Bakal Tinggi, Ini Strateginya
-
Apa Itu ROA? Kenali Fungsi dan Rumusnya untuk Menilai Kinerja Bisnis