Suara.com - Demi meningkatkan kualitas dan mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan berupaya menjangkau segala lapisan masyarakat, salah satunya dengan Mobile Customer Service (MCS).
Fasilitas ini merupakan salah satu inovasi BPJS Kesehatan, yang mengusung konsep layanan jemput bola, sehingga masyarakat yang kesulitan mengakses layanan JKN karena terkendala kondisi geografis, bisa teratasi.
Salah satu peserta JKN yang merasakan manfaat MCS adalah Sutirto. Ia menyatakan apresiasinya atas layanan MCS, karena membawa kemudahan baginya.
“Saya sudah enam tahun pindah ke Kabupaten Sleman, tetapi selalu tidak pernah sempat untuk datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Alhamdulillah, MCS ini sangat membantu saya dan istri. Ternyata mengubah alamat rumah sangat mudah, cukup lewat gawaidan mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini sangat memudahkan peserta seperti saya yang berhalangan mengurusnya ke kantor cabang,” tuturnya.
Ia datang mengunjungi MCS BPJS Kesehatan Cabang Sleman dalam kegiatan Senam Massal, Pemeriksaan Kesehatan dan Talkshow Kesehatan, yang digelar dalam rangka Hari Kesehatan Nasional Kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta, Selasa (8/11/2022).
Sutirto menyebut, Aplikasi Mobile JKN banyak memberi kemudahan, mulai dari perubahan data, pindah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) bahkan peserta pun dapat mendaftar antrean online ke fasilitas kesehatan. Jika sudah mendapatkan rujukan dari FKTP, maka jika akan ke rumah sakit, peserta JKN cukup mendaftar antrean lewat Aplikasi Mobile JKN.
“Petugas pun sangat ramah dan mau menjelaskan dengan perlahan cara penggunaan setiap fitur di Aplikasi Mobile JKN. Harapan saya, MCS bisa secara rutin datang ke tengah-tengah masyarakat, terutama bagi yang jarak dari rumah ke kantor BPJS Kesehatan sangat jauh,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bagian dari Layanan Masyarakat, Polrestro Jaktim Antarkan Kendaraan Korban Curanmor ke Alamat Pemilik Sah
-
Elon Musk Titahkan Layanan Berlangganan Twitter Blue Ditunda
-
PT SIS Berikan Layanan Purnajual Lengkap untuk Suzuki Avenis 125
-
Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini? Begini Kata Menkes
-
Trafik Layanan Data Telkomsel di G20 Tumbuh 59 Persen
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta