Gratis Berkat BPJS Ketenagakerjaan
Beruntung, Hana yang saat mengalami kecelakaan kerja masih berstatus sebagai pegawai kontrak ternyata terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Waktu itu saya sama sekali tidak mengeluarkan uang saat perawatan di rumah sakit mulai dari operasi, rawat inap, obat sampai kontrol itu sepenuhnya di-cover sama BPJS,” kata Hana.
“Alhamdulillah, saya sama sekali tidak mengeluarkan uang sepeserpun,” sambungnya.
Hana mengaku sangat bersyukur dirinya terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sehingga dirinya tidak perlu meminjam uang ke bank atau bahkan rentenir untuk biaya operasi dan kontrol.
“Seandainya tidak di-cover BPJS, biaya operasinya saja lebih dari Rp20 juta jadi saya sangat bersyukur. Apalagi saya masih karyawan baru, masih punya anak kecil juga,” kata Hana sembari sesekali mengusap sedikit air mata yang mengalir tanpa sadar.
Peristiwa yang ia alami jadi pengingat bagi dirinya dan banyak orang, terutama mereka kaum pekerja yang bekerja dengan risiko kecelakaan tinggi. Bahwa BPJS Ketenagakerjaan adalah salah satu faktor yang wajib dimiliki karena siapapun memiliki risiko saat bekerja.
“Gak cuma kita sebagai buruh. Tapi juga harus inget ada keluarga yang nunggu di rumah. BPJS [Ketenagakerjaan] itu bantu banget, mas,” ucap dia.
Ia berharap, semua perusahaan di semua sektor di Indonesia mendaftarkan pekerja mereka guna memastikan keselamatan mereka.
Baca Juga: Simak! Ini 21 Pelayanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS, Salah Satunya Alat dan Obat Kontrasepsi
Malam perlahan merangkak, bulan semakin meninggi. Kami berbincang cukup lama hingga akhirnya Hana pamit karena harus kembali menunaikan tugasnya sebagai tulang punggung keluarga.
Berita Terkait
-
Terdaftar Sebagai Peserta JKN, Mistarhadi Rasakan Pelayanan Kesehatan Berkualitas
-
Kadinkes Kota Tarakan Imbau Peserta Tingkatkan Pemantauan Program Prolanis
-
Cerita Peserta BPJS Kesehatan Manfaatkan JKN untuk Operasi Usus Buntu
-
Pendamping Desa Meninggal saat Bertugas, BPJamsostek Beri Santunan Rp525 Juta
-
Simak! Ini 21 Pelayanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS, Salah Satunya Alat dan Obat Kontrasepsi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol