Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tarakan, Devi Ika Indriarti mengimbau para peserta untuk terus meningkatkan pemantauan program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Prolanis bertujuan untuk mengontrol kondisi peserta JKN yang menderita penyakit kronis seperti penyakit Diabetes Melitus dan Hipertensi.
Peserta JKN yang telah menjadi peserta Prolanis nantinya akan dibina dalam mengelola penyakit kronisnya, misalnya dengan mengadakan senam bersama, edukasi mengenai penyakit kronis dan mendapatkan pemeriksaan penunjang.
Selain Prolanis, Devi menyebut Peserta JKN juga dapat melakukan skrining riwayat kesehatan melalui FKTP tempatnya terdaftar. Skrining riwayat kesehatan merupakan satu langkah penting yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit sebelum bergejala.
“Data hasil skrining tersebut digunakan oleh dokter untuk menganalisa kesehatan peserta sebagai upaya promotif dan preventif. Ada beberapa risiko penyakit kronis yang dapat dideteksi seperti Diabetes Melitus, Hipertensi, Gagal Ginjal Kronik, dan Jantung Koroner. Hasil skrining pasien terkategori berisiko tinggi mengalami Diabetes Mellitus juga dapat ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kadar Gula Darah,” terangnya.
Devi menambahkan, terdapat 144 diagnosa yang bisa diselesaikan di tingkat Puskesmas, klinik, dan dokter keluarga sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan ragu ketika tidak harus di rujuk ke rumah sakit.
“Masih ditemukan sejumlah kasus pasien JKN yang dirujuk ke rumah sakit padahal sebenarnya kasus ini bisa selesai cukup sampai di FKTP saja. Oleh karena itu, kami berharap peran FKTP sebagai gate keeper bisa lebih dioptimalkan dan angka rujukan ke rumah sakit bisa dikendalikan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Divi juga menyampaikan pentingnya fungsi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam upaya promotif dan preventif guna mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Pelayanan kesehatan promotif yaitu serangkaian kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat promosi kesehatan. Sedangkan pelayanan kesehatan preventif yaitu kegiatan pencegahan terhadap suatu masalah kesehatan atau penyakit.
"FKTP sebagai Gate Keeper dalam pelayanan kesehatan tidak hanya menjalankan fungsi kuratif tapi juga promotif preventif. Salah satu kegiatan promotif preventif adalah program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang merupakan salah satu program dari BPJS Kesehatan di FKTP khusus bagi peserta dengan penyakit Diabetes Mellitus dan Hipertensi,” pungkasnya.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Kembali KIS PBI BJPS Kesehatan yang Mati
Berita Terkait
-
Cerita Peserta BPJS Kesehatan Manfaatkan JKN untuk Operasi Usus Buntu
-
Simak! Ini 21 Pelayanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS, Salah Satunya Alat dan Obat Kontrasepsi
-
Punya Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Dipulihkan dengan Program Rehab, Begini Caranya
-
Nunggak Iuran BPJS Kesehatan 2 Tahun, Ayya Bayar Bertahap lewat Program REHAB
-
Belaku 1 Desember, Ini Syarat dan Ketentuan Berobat dengan KTP Buat Warga Medan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi
-
XRP Tertekan di Bawah 2 Dolar AS, Harga Bakal Makin Turun?
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI