Suara.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan kado istimewa bagi warganya di hari jadinya yang ke-54, berupa Universal Health Coverage (UHC). BPJS Kesehatan memberikan penghargaan UHC, yang diserahkan langsung oleh Direktur Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, David Bangun kepada Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, di malam puncak perayaan HUT ke-54 Bengkulu, Jumat (18/11/2022).
“Ada kado yang sangat istimewa dari Provinsi Bengkulu kepada seluruh masyarakat Bengkulu, karena mulai November, Provinsi Bengkulu sudah mencapai UHC. Saat ini, 96% lebih menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan menyandang UHC, maka peserta yang didaftarkan Pemerintah Provinsi Bengkulu langsung aktif. Tentunya sejalan dengan tema Hari Ulang Tahun Provinsi Bengkulu ke-54, masyarakat kuat Bengkulu hebat, tentunya masyakat yang kuat adalah masyarakat yang sehat,” ujar David.
Dengan tercapainya UHC di Provinsi Bengkulu, maka setiap warga Provinsi Bengkulu yang didaftarkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dapat segera mengakses jaminan kesehatan tanpa menunggu 14 hari.
David menyebut, Provinsi Bengkulu merupakan provinsi yang hebat, karena saat ini provinsi yang mencapai UHC baru tiga provinsi dan semuanya daerah khusus dan daerah istimewa, yaitu Daerah Istimewa Aceh, DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Bengkulu menjadi daerah istimewa dengan mencapai status UHC di level provinsi," ujar David.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyatakan bahwa dengan mencapai UHC maka seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu bisa mengakses layanan kesehatan tanpa kesulitan.
“Malam ini lebih spesial lagi, karena tadi disampaikan, Bengkulu telah mendapatkan penetapan dari BPJS Kesehatan sebagai provinsi yang memenuhi kriteria UHC, artinya bapak ibu sekalian 100 persen masyarakat Bengkulu dijamin pelayanan kesehatannya. Maka tidak ada alasan satupun masyarakat Bengkulu yang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan baik, dan saya kira ini menjadi modal dan kebutuhan dari kita semua masyarakat Provinsi Bengkulu," katanya.
Berdasarkan data November 2022, peserta JKN di Provinsi Bengkulu mencapai 1.962.895 jiwa dari total jumlah penduduk sebanyak 2.047.110 jiwa atau 95,89% yang telah memiliki jaminan kesehatan.
Baca Juga: Punya Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Dipulihkan dengan Program Rehab, Begini Caranya
Berita Terkait
-
Dipastikan Tidak Naik Hingga 2024, Simak Jumlah Iuran BPJS Terkini
-
Cara Berobat ke UGD Pakai BPJS Kesehatan
-
Pemkab Bandung Komitmen Dukung Program JKN dan Capai Universal Health Coverage
-
2 Cara Berobat ke UGD Menggunakan BPJS Kesehatan, Terapkan Langkah ini!
-
Terdaftar Sebagai Peserta JKN, Mistarhadi Rasakan Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat