Suara.com - Elon Musk baru saja menjual 22 juta lembar saham Tesla senilai $3,6 miliar, untuk menghidupi bisnis barunya sebagai bos Twitter.
Mengutip CNN, Jumat (16/12/2022) Musk menjual saham tersebut pada Senin, Selasa, dan Rabu pekan ini. Penjualan tersebut diungkapkan dalam pengajuan SEC Rabu malam.
Musk tidak mengungkapkan alasan penjualan dalam pengajuan tersebut. Ini adalah penjualan saham Tesla pertamanya sejak awal November, ketika dia menjual 19,5 juta saham tak lama setelah menutup pembeliannya di Twitter.
Sebelum Musk pertama kali memulai usahanya untuk membeli Twitter, dia jarang menjual saham Tesla. Biasanya penjualannya terkait dengan apa yang dia perlu jual untuk membayar pajak yang harus dia bayar atas pelaksanaan opsi.
Tetapi sejak pertama kali mengumumkan rencana untuk membeli Twitter pada bulan April, dia telah menjual saham Tesla senilai $22,9 miliar.
Penjualan saham tersebut, dan besarnya perhatiannya yang terfokus pada Twitter, telah membuat khawatir para pemegang saham dan analis Tesla.
“Mimpi buruk Twitter berlanjut saat Musk menggunakan Tesla sebagai mesin ATM miliknya untuk terus mendanai tinta merah di Twitter yang semakin memburuk dari hari ke hari karena semakin banyak pengiklan meninggalkan platform dengan kontroversi yang meningkat didorong oleh Musk,” tulis Dan Ives, analis di Wedbush Securities dalam catatan Rabu pagi.
"Kapan ini berakhir? Ini tetap menjadi kekhawatiran pada kisah Tesla karena Musk telah berhasil mengubah narasi Tesla dari kisah transformasi EV mendasar menjadi 'sumber dana' yang mendanai perputaran Twitter yang kami yakini akan turun sebagai akuisisi teknologi yang paling banyak dibayar dalam sejarah," tambahnya.
Penjualan Musk minggu ini hanya mewakili kurang dari 5% saham Tesla yang dia pegang langsung.
Baca Juga: Profil Bernard Arnault, CEO LVMH yang Jadi Orang Terkaya di Dunia
Bahkan dengan penjualan terbaru ini, dia memiliki 423,6 juta saham Tesla melalui kepercayaan yang dia kendalikan, bernilai sekitar $69 miliar berdasarkan harga jual rata-rata yang dia terima minggu ini, dan dia memiliki opsi untuk membeli hampir 279 juta saham lagi, senilai hampir $39 miliar setelahnya. membayar harga pelaksanaan.
Dia kemungkinan akan mendapatkan lebih banyak opsi awal tahun depan setelah hasil keuangan Tesla yang akan datang dilaporkan.
Tapi nilai saham itu terus merosot. Saham Tesla turun 55% sepanjang tahun ini. Turunnya nilai saham Tesla menjadi alasan utama mengapa dia baru saja kehilangan gelarnya sebagai orang terkaya di planet ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini
-
Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram
-
Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO
-
Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman
-
Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu
-
Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS
-
Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T