Suara.com - Anak muda yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif (PMI) dan BIN terus turun langsung ke lapangan melakukan kegiatan pemberdayaan dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di Tanah Papua.
Koordinator PMI Kab. Jayapura, Daud mengatakan, saat ini pihaknya telah menggulirkan sejumlah program di antaranya penanaman jagung, mengembangkan budidaya ikan sistem bioflok dan keramba jaring apung (KJA), serta pemberdayaan masyarakat petani sagu. Program itu digulirkan di Kab. Jayapura, Papua.
Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, yang ditindaklanjuti oleh Deputi IV Bidang Intelijen Ekonomi BIN, Made Kartikajaya.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Kepala BIN, Pak Budi Gunawan atas dukungan dan bimbingannya, terkait percepatan pembangunan untuk Indonesia Timur, kami sangat bersyukur," ujar Daud.
Daud menyampaikan itu saat mendampingi Made Kartikajaya yang juga Pembina PMI meninjau langsung lahan jagung, pembuatan kolam bioflok dan KJA. Plh Bupati Kab. Kabupaten Jayapura, Delila Giyai turut mendampingi Made dan pengurus PMI saat meninjau KJA.
Menurut Daud, saat ini PMI membina mama-mama untuk mengelola lahan jagung. Ditargetkan, total lahan yang akan ditanami jagung sebanyak 83,62 hektar yang merupakan tanah milik masyarakat. Hingga saat ini, jagung telah ditanam di atas lahan 17 hektar, dan akan segera menyusul 50 hektar karena lahannya telah siap.
Ada 105 orang petani yang terbagi dalam 7 kelompok untuk mengelola lahan jagung tersebut. PMI juga telah mempersiapkan hasil panen jagung itu diolah menjadi produk turunan jagung, sehingga dari hulu dan hilir sudah terpenuhi.
Bioflok adalah salah satu teknologi budidaya ikan, yakni suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen, dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.
PMI melakukan pembinaan kepada sekitar 20 orang untuk membudidayakan ikan dengan sistem bioflok di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur.
Baca Juga: Wapres Minta Kelompok yang Berbuat Onar di Papua Ditindak Tegas
Ketua Kelompok Budidaya Ikan Bioflok, Franspouw mengatakan, saat ini kolam bioflok sedang dibangun dengan jumlah 8 kolam ikan. Kolam ikan akan diisi ikan Nila dan Lele. 1 kolam bisa menampung 1.000 ekor ikan nila. Sedangkan apabila Lele, 1 kolam bisa menampung 4.000 ekor.
Menurut dia, 20 orang masyarakat khususnya anak muda, direkrut sebagai upaya untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
PMI sendiri didampingi BIN, bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk bantuan budidaya ikan dengan sistem bioflok tersebut. Franspouw menyampaikan terima kasih kepada PMI, BIN dan KKP.
PMI membina masyarakat untuk budidaya ikan mujair dengan sistem KJA di Danau Sentani, Kampung Doyo Lama, Distrik Waibu, Kab. Jayapura.
Total ada 120 petak KJA. Setiap 1 petak diisi dengan 500 ekor ikan mujair. PMI juga berkerjasama dengan bank BNI memberikan bantuan 20 KJA untuk masyarakat.
Pemerintah Kab. Jayapura mendukung penuh program yang dijalankan oleh PMI dan siap membantu hal yang diperlukan. Delila selaku pemerintah daerah mengajak kaum muda lainnya untuk berkegiatan positif, terlebih saat ini sudah ada PMI.
Sementara untuk sagu, PMI juga melakukan pembinaan terhadap puluhan orang yang terdiri dari Mama-Mama dan anak muda untuk budidaya pohon sagu di Desa Asei Kecil, Distrik Sentani Timur.
PMI juga berkerjasama dengan Kepala Suku bernama Erik. Adapun luas lahan sagu binaan PMI saat ini masih 100 hektar. PMI juga akan menyiapkan produk olahan dari sagu ketika panen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
-
Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan
-
Flek Hitam Muncul di Usia Berapa? Ini Cara Mencegah dan Menghilangkannya