Suara.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan berhasil mencatatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 2022 sebesar Rp 4,573 Triliun (126%) atau melampaui target sebesar Rp 3,621 Triliun.
"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa target PNBP Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Tahun 2022 telah ditetapkan sebesar 3,621 T dan saat ini realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) telah melebihi target yaitu sebesar Rp. 4,573 T atau 126%," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha.
"Tentunya dengan peningkatan PNBP yang signifikan tersebut merupakan kabar gembira karena dalam pengelolaan PNBP kita telah melakukannya secara efektif dan efisien guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat," kata Arif.
Adapun realisasi PNBP per 28 Desember Tahun 2022, yaitu Jasa Kepelabuhanan sebesar 2,656 T atau 120%, Jasa Kenavigasian sebesar 685 M atau 121%, Jasa Perkapalan sebesar 291 M atau 119%.
Kemudian, Jasa Konsesi sebesar 672 M atau 129%, Jasa Transportasi Lainnya 81 M atau 133%, Jasa Non Fungsional sebesar 177 M atau 1945% dan Penerimaan BLU sebesar 7 M atau 87%.
"Semoga capaian ini dapat terus kami pertahankan dan tingkatkan di tahun-tahun berikutnya," tutup Arif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Pedagang Pasar: Harga Pangan Semuanya Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu/Kg
-
Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga
-
Tak Cuma Dagang, RI-AS Garap Hilirisasi Silika hingga Nuklir Skala Kecil
-
Terbukti Goreng Saham, OJK Beri Sanksi Denda Rp 5,7 Miliar ke Influencer Pasar Modal
-
Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra
-
Smart Home Makin Diminati, Konsumen Lebih Mudah Nikmati Pengalaman Smart Living
-
Ekonom Nilai Indonesia Rugi Banyak dari Kesepakatan Dagang dengan AS
-
Lebih dari 500 Regulasi Kepung IHT, Ancaman PHK dan Kemiskinan Mengintai
-
Impor 105 Ribu Truk dari India, Bos Agrinas Pangan: Agar Tak Ganggu Produksi Lokal
-
RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing