Suara.com - Harga beras diprediksi bakal anjlok dalam waktu kurang dari seminggu. Hal ini disampaikan Dirut Perum Bulog, Budi Waseso yang memperkirakan, harga beras turun dalam waktu 5 hari ke depan.
"Kalau saya sih pinginnya begitu saya gelontorkan, harga beras langsung turun. Ngapain lama-lama ya kan? Tapi saya estimasi, begitu saya gelontorkan, ya 4-5 hari baru ada perubahan (harga)," kata Buwas.
Namun demikian, ia menambahkan, hal ini bisa tercapai jika tidak ada kendala selama proses penyaluran beras ke berbagai wilayah.
Ia menjelaskan, kendala dalam penyaluran beras ke pasar bisa terganggu jika praktik mafia beras terus merajalela karena membuat harga komoditas tersebut melambung tinggi.
"Beras sudah tersebar kok, jadi tidak ada alasan untuk tidak turun harganya. Jadi tolong diawasi saja, nanti sampaikan ke saya kalau ada yang tidak turun, nanti akan kita evaluasi," kata Buwas pada Jumat (20/1/2023) lalu.
Alasan dirinya ingin segera melepas stok beras tidak lepas dari faktor kebutuhan masyarakat. Meski begitu, skema operasi pasar saat ini sudah berganti sehingga terlebih dahulu dilakukan sebelum penyaluran beras Bulog melalui pedagang.
"Saya maunya itu rumah tangga langsung beli ke Bulog, wah pasti turun langsung (harga beras). Gudang rame kayak semut, nggak apa-apa," ujar dia.
"Kan kasihan sekarang masyarakat. Siapa yang nggak butuh beras? Siapa yang nggak butuh nasi?" sambung Buwas.
Keluhan masyarakat terkait harga beras menurut Buwas, cukup jadi perhatian Presiden jokowi. Sehingga, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran beras agar tepat sasaran tanpa dimonopoli oleh mafia.
"Saya berharap secepat mungkin harga beras turun," kata Buwas.
Berita Terkait
-
Misteri 'Oknum' yang Dituding Buwas Bikin Harga Beras Mahal
-
Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2023, Bulog Pastikan Stok Beras Aman
-
Bulog Lepas 680.000 Ton Beras Hingga Idul Fitri, Siap Serap Panen Petani
-
Bulog Guyur Pasar Pakai Beras Impor, Alasan Demi Harga Murah
-
Tekan Harga Pangan yang Mahal, Bulog Jateng Sebar Beras SPHP di Pasar Peterongan, Per Kilogram Hanya Rp9.450
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H
-
Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat