Suara.com - Para perempuan penangkap hasil laut yang tergabung dalam sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar meresmikan Rumah Produksi Pisang Sale.
Rumah Produksi Sale itu terletak di Kampung Pasirsalam RT010/002 Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Rumah produksi tersebut merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat.
Salah satunya untuk meningkatkan perekonomian warga setempat khususnya istri-istri nelayan di Kecamatan Cipatujah.
Para perempuan pendukung Ganjar itu berkolaborasi bersama pelaku UMKM rumah produksi pisang sale Ibu Ooh yang telah memiliki kekuatan dalam segi pemasaran dan kualitas produksi selama tiga puluh tahun.
"Hari ini ada program Wanita Nelayan Sadulur Ganjar yang memberikan bantuan Produksi Rumah Pisang Sale. Tujuannya untuk membantu perekonomian masyarakat Desa Cipanas khususnya dan sekitar Kecamatan Cipatujah," ucap Ketua Wanita Nelayan Sadulur Ganjar, Desi Aryanti.
Rumah Produksi Pisang Sale tersebut nantinya bakal dikelola dan dibina langsung oleh Ibu Ooh sekaligus memberdayakan kaum perempuan di sejumlah di Kecamatan Cipatujah.
Dalam kesempatan ini, para ibu setempat pun diberikan keterampilan bagaimana cara memproses pisang menjadi olahan camilan berdaya jual untuk menambah pendapatan rumah tangga.
"Wanita Nelayan Sadulur Ganjar ini mudah-mudahan bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk wanita-wanita bisa di sini bekerja sama membuat sale di sini untuk membantu perekonomian," ujar Desi.
Baca Juga: Cegah Kecelakaan Saat Menangkap Ikan, Komunitas Nelayan Serahkan Bantuan Alat Keselamatan
Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan seperti desain dan ribuan packaging kemasan agar produk olahan sale pisang ini menarik minat pembeli dan mampu memperluas pasar.
Adapula peralatan produksi yang diberikan di antaranya kompor, timbangan, wajan, dan alat pengering pisang (oven) sehingga memudahkan proses produksi pisang sale terutama saat musim hujan.
Masyarakat Sangat Bersyukur
Atin (52) ibu rumah tangga asal Desa Cipanas mengaku senang atas program pemberdayaan masyarakat ala Nelayan Wanita Sadulur Ganjar kali ini.
"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan untuk warga desa Cipanas dan warga sekitar nya mewakili dari masyarakat," jelas Atin.
Senada, Ibu Ooh Rosidah pelaku UMKM Pisang Sale mengapresiasi bukti nyata sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Alhamdulillah mudah-mudahan produksi usaha ini bisa lancar ke depannya. Banyak terima kasih kepada relawan," ungkap Ooh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia
-
BEI Akan Ajak Ngobrol S&P Dow Jones Indices Setelah Indonesia Diancam Turun Kelas
-
Said Iqbal Minta Purbaya Naikkan Ambang Batas Saldo JHT Kena Pajak Jadi Rp 400 Juta
-
WIKA, WSKT hingga INAF Masuk Daftar Hitam BEI, Terancam Delisting
-
Ancaman Phishing Makin Ganas, Kaspersky Blokir 140 Juta Serangan dalam Tiga Bulan
-
Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus
-
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Kasta Indonesia, Soroti Transparansi Bursa
-
Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan
-
Fasilitasi Impor dan Pengadaan Barang China, Natindo Cargo Bantu UMKM
-
Sidang Korupsi INALUM Bongkar Risiko Penjualan Alloy: Piutang Rp140 Miliar Diduga Akibat Penipuan