Suara.com - Momen lebaran sering dimanfaatkan masyarakat untuk melaksanakan mudik. Khususnya bagi masyarakat yang memiliki status sebagai perantau, momen ini akan digunakan sebagai ajang silaturahmi antar saudara dan juga menyambut Hari Raya Idulfitri.
Tentunya sebelum mudik lebaran, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar mudik Anda aman dan nyaman.
Untuk itu perhatikan beberapa tips mudik aman sebagai berikut:
Estimasi Biaya Selama Mudik
Tentunya momen mudik membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mulai dari pengeluaran biaya untuk tiket transportasi, sampai pememberi THR kepada keluarga. Disinilah Anda harus memberikan estimasi biaya selama mudik yang mengacu pada biaya tahun lalu, agar pengeluaran saat lebaran tidak membengkak.
Pemilihan Rute Perjalanan Mudik
Untuk Anda yang ingin melakukan mudik lebaran 2023 menggunakan kendaraan pribadi, lakukanlah pemilihan rute perjalan yang paling aman dilalui seminggu sebelum mudik. Jangan lupa juga untuk mencari informasi terkait arus mudik yang berkemungkinan terjadi buka tutup jalan.
Dokumen yang diperlukan
Pastikan membawa surat-surat kendaraan yang akan dipakai untuk mudik seperti SIM, STNK bagi Anda yang akan menggunakan kendaraan pribadi. Untuk Anda yang bepergian dengan transportasi umum, pastikan untuk persiapkan tiket agar tidak tertinggal. Pastikan juga untuk membawa KTP karena KTP merupakan dokumen penting yang dibutuhkan jika terjadi hal yang di luar kendali atau tidak diinginkan.
Baca Juga: Jalur Mudik Makin Padat, Polisi Kerahkan Tim Penyapu Ranjau Di Jalan Arteri
Persiapkan Barang Bawaan Secukupnya
Anda bisa membuat list kebutuhan barang yang paling penting dibawa. Hal ini, menghindari terjadinya kelebihan kapasitas muatan saat mudik. Selain itu, jika membawa barang seperlunya akan mempermudah mobilitas selama perjalanan.
Perlindungan untuk Rumah yang ditinggal dan Mobil saat Perjalanan
Hal-hal diluar kendali atau tidak diinginkan bisa saja terjadi. Termasuk risiko yang bisa saja menimpa rumah Anda yang ditinggal selama mudik. Untuk itu, agar lebih aman, anda bisa memberikan perlindungan rumah anda.
BRI Insurance (BRINS) memiliki perlindungan untuk rumah tercinta Anda yang periodenya bisa diatur sesuai kebutuhan, mulai dari periode bulanan sampai tahunan. Hal ini, akan meminimalisir terjadinya risiko yang bisa saja terjadi.
Selain itu, memberi perlindungan diri dan kendaraan selama mudik juga diperlukan. Agar terhidar dari berbagai risiko yang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun sebaiknya Anda memiliki perlindungan. Perlindungan yang ditawarkan BRI Insurance untuk proteksi diri dan kendaraan, dapat diatur periodenya mulai dari harian, bulanan, dan tahunan sesuai kebutuhanmu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium
-
Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar
-
Prabowo Keliling ke Banyak Negara untuk Amankan Pasokan Minyak Indonesia
-
Konflik Iran-AS Mereda, Wall Street Terus Melejit
-
Prabowo Klaim Ekonomi RI Masih Kuat di Tengah Perang, Ini Datanya
-
Harga Emas Galeri 24, Antam dan UBS Naik Dua Hari Beruntun!
-
Meski Avtur Melonjak, Pemerintah Jamin Biaya Haji Tetap
-
Tak Hanya Listrik, Energi Panas Bumi Bisa untuk Ketahanan Pangan
-
BBCA Hingga BBNI Diborong Asing, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
5 Langkah Mitigasi Pemerintah Hadapi Krisis Energi