- Pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran berhasil memulihkan sentimen positif di pasar keuangan global.
- IHSG merespons kesepakatan tersebut dengan lonjakan 4,42 persen disertai masuknya aliran dana asing sebesar Rp573 miliar.
- Penurunan drastis harga minyak dunia terjadi setelah Iran menjamin keamanan jalur pelayaran di wilayah Selat Hormuz.
Suara.com - Setelah lima pekan dicekam ketegangan yang membuat investor menahan napas, pasar keuangan global akhirnya bisa bernapas lega. Pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran menjadi katalis utama yang membuat bursa saham dunia, termasuk Indonesia, "menghijau".
IHSG pada perdagangan kemarin tampil perkasa dengan lonjakan 4,42%. Tidak hanya sekadar naik, penguatan ini juga dikonfirmasi dengan masuknya aliran dana asing (net buy) sebesar Rp573 miliar.
Saham-saham seperti BBNI, AADI, BBCA, hingga emiten komoditas BRMS dan ENRG menjadi primadona yang paling banyak diborong investor luar negeri.
Untuk hari ini, IHSG diprediksi masih punya tenaga untuk melanjutkan reli penguatannya. Secara teknikal, indeks kini memiliki landasan support di level 7.050–7.100, dengan potensi mengejar area resistance di rentang 7.300–7.400.
Sentimen positif ini berakar dari keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan penangguhan serangan terhadap Iran selama dua pekan melalui platform Truth Social.
Langkah ini menyusul adanya proposal 10 poin dari Teheran yang mencakup syarat krusial: pembukaan kembali Selat Hormuz.
Respon Pasar
Wall Street: Dow Jones melonjak 2,85%, S&P 500 naik 2,51%, dan Nasdaq melesat 2,80%.
Bursa Asia: Nikkei Jepang meroket 5,4%, sementara Kospi Korea Selatan memimpin dengan kenaikan fantastis 6,9%.
Baca Juga: Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa
Komoditas: Meredanya risiko gangguan pasokan di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia "longsor". Minyak jenis WTI anjlok lebih dari 16% ke level US$ 94,41 per barel, disusul Brent yang turun ke US$ 94,75 per barel.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa pasukannya akan menghentikan operasi pertahanan dan menjamin jalur aman di Selat Hormuz selama masa gencatan senjata ini.
Kabar bahwa Israel juga menyetujui kesepakatan ini semakin mempertebal optimisme pasar bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah bisa diredam.
Ide Trading Hari Ini: Memanfaatkan Momentum Rebound
Di tengah euforia pasar, BNI Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi saham yang bisa diperhatikan untuk perdagangan hari ini. Fokus beralih pada saham-saham yang berpotensi melakukan rebound atau melanjutkan tren positifnya:
EMAS & AADI: Disarankan untuk Buy on Weakness. EMAS di area beli 8.075-8.150 (Target: 8.300-8.500), sementara AADI di area 9.950-10.100 (Target: 10.425-10.600).
BREN & BNBR: Menarik untuk Speculative Buy. BREN pada area 4.900-5.000 (Target: 5.250-5.500) dan BNBR di area 115-118 (Target: 125-134).
OASA & MDKA: Strategi Buy if Break. OASA jika menembus 306 (Target: 324-336) dan MDKA jika menembus 3.310 (Target: 3.360-3.450).
DISCLAIMER: Dunia investasi selalu memiliki risiko, terutama di tengah volatilitas geopolitik yang dinamis. Pastikan Anda disiplin dalam memasang titik cutloss untuk menjaga modal. Laporan ini bersifat informatif dan bukan instruksi mutlak untuk transaksi keuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026
-
5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik
-
Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?
-
Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking
-
Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD
-
Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%
-
Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!
-
Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital
-
Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?
-
OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja