Suara.com - Presiden Joko Widodo memanggil Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, dan calon anggota legislatif Perindo, Yusuf Mansur, ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (15/5/2023) kemarin.
Pengusaha media itu tiba lebih awal sekitar pukul 09.35 WIB dan langsung masuk ke istana untuk melakukan pertemuan tatap muka dengan Jokowi.
Hary Tanoe Hary mengungkapkan, pihaknya memiliki agenda khusus dengan Jokowi, meski enggan menjelaskan lebih jauh mengenai isi perbincangan tersebut.
Namun demikian, ia menepis spekulasi bahwa diskusi mereka terkait tawaran posisi Menteri Komunikasi dan Informatika.
"Tidak betul. Tidak, saya hanya cukup membangun Partai Perindo karena membangun partai itu butuh konsentrasi, butuh fokus, jadi tugas saya membangun partai supaya bisa menjadi partai yang besar,"
Hary menyertai sejumlah pengusaha Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk bersilaturahmi dengan Jokowi. Para pengusaha Tionghoa tersebut mengapresiasi stabilitas ekonomi yang dicapai di bawah pemerintahan Jokowi dan menyatakan dukungan politik terhadapnya.
Pada pertemuan antara PSMTI dan Jokowi, Hary juga membawa beberapa kader Perindo, termasuk bacaleg Yusuf Mansur.
Yusuf mengungkapkan bahwa ia bertemu dengan Jokowi untuk mendapatkan arahan terkait pilpres, namun belum ada arahan yang diberikan karena koalisi belum terbentuk dan proses pemilihan calon wakil presiden belum selesai.
Baca Juga: Ganjar Dipercaya Jadi The Next Jokowi, PDIP: Berkat Deklarasi Megawati
Berita Terkait
-
Bukan Ganjar, Kriteria Capres Ideal Jokowi Justru Mengarah ke Dua Sosok Ini?
-
Cek Fakta: Dipimpin Jokowi dan Megawati, Cawapres Ganjar Diumumkan
-
Kritik Jokowi Kerap Cawe-cawe soal Capres, Rocky Gerung: Mesti Ada Tim Kedokteran Jiwa yang Periksa
-
Venna Melinda Tercatat Daftar Bacaleg dari Perindo dan PAN, Kok Bisa?
-
Ganjar Dipercaya Jadi The Next Jokowi, PDIP: Berkat Deklarasi Megawati
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan
-
Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan
-
Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun
-
Genjot Digitalisasi, Penyaluran Pupuk Subsidi Melonjak 34%
-
SetiabudiInvest Gandeng Bahana Sekuritas, Investor Kini Punya Akses Reksa Dana Lebih Luas
-
Harga Emas Kompak Anjlok di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Harga!
-
Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%
-
Potongan Driver Ojol Gojek dan Grab Resmi Turun, Ada Penyesuaian Tarif Baru
-
Wall Street Langsung Meroket Setelah Harga Minyak Anjlok
-
SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan