Suara.com - Sebagai upaya untuk mendorong dan memajukan pasar modal syariah, PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) meluncurkan Sistem Online Trading Syariah (SOTS) yaitu KOINS Syariah, yang diresmikan langsung oleh Mr. Jong In Hong (Direktur KISI), Mr. Seok Mo Yang (Associate Director KISI) dan Jeffrey Hendrik (Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/5/2023).
KOINS Syariah merupakan aplikasi transaksi saham syariah secara online yang memenuhi prinsip-prinsip syariah di pasar modal. Aplikasi ini dikembangkan oleh KISI dengan mengacu kepada Fatwa DSN-MUI No. 80/DSN-MUI/III/2011 Tahun 2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek.
Keunggulan aplikasi tersebut menerapkan beberapa pembatasan agar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dalam perdagangan saham, di mana nasabah hanya dapat melakukan transaksi saham syariah secara tunai.
Dana yang digunakan untuk transaksi pembelian saham syariah tidak berasal dari dana pinjaman sekuritas dan atau margin trading (yang mengandung unsur riba), serta pembatasan dimana nasabah tidak dapat melakukan transaksi jual saham syariah yang belum dimiliki (short selling).
Selain itu, portofolio berupa saham syariah juga ditempatkan secara terpisah dari saham non syariah. Peluncuran KOINS Syariah menunjukan bukti komitmen KISI dalam memajukan pasar modal syariah Indonesia dan diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi pasar modal syariah di Indonesia serta mendorong pertumbuhan jumlah investor pasar modal syariah yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain menyelenggarakan acara peluncuran KOINS Syariah, KISI juga menjalin kerjasama dengan Bank CIMB Niaga Syariah dengan memberikan cashback RDN sebesar 100.000 ribu kepada 150 pendaftar pertama di periode 1 Mei – 31 Mei 2023.
Program tersebut khusus diberikan kepada pengguna baru KOINS Syariah yang menggunakan RDN
CIMB Niaga Syariah.
Kegiatan peresmian ini juga disertai dengan seminar pasar modal syariah dengan tema “Menjadi lebih Berkah Bersama KOINS Syariah” yang diisi oleh berbagai ahli dalam bidang Pasar Modal Syariah yaitu Irwan Abdalloh selaku Kepala Divisi Pasar Modal Syariah IDX, Muhammad Bagus Teguh Perwira selaku perwakilan dari DSN MUI Pusat, dan Isa Martian selaku Kepala Cabang KISI Bandung.
Baca Juga: BSSN Minta BSI Terbuka kepada Nasabah soal Peretasan, Bisa Disanksi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget