Suara.com - Jelang penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2023, BINUS International menggelar program kegiatan “BINUS International Goes to School” dengan mengunjungi beberapa SMA di Indonesia.
Program ini digelar guna membahas trend global education yang semakin naik, serta kampanye pentingnya global education. Kegiatan tersebut mengetengahkan beberapa workshop seputar beberapa topik dengan speaker terpilih.
Kemudian dihadiri oleh Drs. Andreas Chang, M.B.A., selaku Direktur Kampus BINUS @ Senayan.
BINUS International Goes to School merupakan langkah untuk memberikan insight baru kepada calon mahasiswa untuk menyadari pentingnya higher education, serta membantu menemukan minat dan passion mereka.
Pasalnya, tidak jarang mahasiswa salah memilih jurusan. Tidak sedikit mahasiswa yang baru menyadari bahwa mereka salah jurusan setelah beberapa semester menjalani kuliah.
Maka, dengan program ini, setiap siswa semakin mengenali apa saja potensi yang mereka miliki sebelum memilih jurusan kuliah secara tepat.
Dalam program tersebut, BINUS International tidak hanya mengunjungi beberapa SMA pilihan di Ibu Kota Jakarta. Namun juga sekolah di beberapa daerah lainnya. Antara lain SMA Sutomo 1 Medan, Cita Hati School Samarinda, hingga AIS Batam.
“BINUS International memastikan bahwa informasi dari workshop yang disampaikan tidak berhenti di satu daerah saja,” ujar Drs. Andreas Chang, M.B.A. selaku Direktur Kampus BINUS @ Senayan ditulis Selasa (6/6/2023).
Workshop tersebut berupa seminar tentang beberapa jurusan pilihan yang tersedia di BINUS International. Antara, pembahasan seputar jurusan International Business yang tidak hanya membahas mengenai entrepreneurial skill, namun juga multicultural awareness, terutama di tingkat ASEAN.
Baca Juga: Formula E Jakarta Sepi Pengunjung: Tontonan Menarik dengan Minat Penonton yang Rendah
Kemudian, workshop mengenai bagaimana jurusan Digital Business dapat membantu mahasiswanya mengembangkan serta mengelola bisnis yang berbasis teknologi digital, dibantu dengan pemahaman terhadap teknologi finansial.
Selain mengulas seputar jurusan yang tersedia di BINUS International, “BINUS International Goes to School” juga mengangkat isu tren global education. Secara umum, global education adalah sistem edukasi yang berdasar pada kurikulum internasional, dengan tujuan menciptakan mahasiswa berstandar global.
Menurut Drs. Andreas Chang, M.B.A, pendidikan yang berprinsip global education sangatlah penting. Sebab, bagaimanapun juga, siswa perlu mendapatkan awareness mengenai bagaimana pentingnya global education.
“Tidak sekadar melatih siswa mengenai teori yang berdasar kurikulum internasional, tapi juga mempersiapkan siswa dengan soft skill yang dibutuhkan untuk survive di era modern ini,” ujarnya.
Drs. Andreas Chang, M.B.A., selaku Direktur Kampus BINUS @ Senayan, saat menyampaikan paparan dalam program “BINUS International Goes to School”.
Diharapkan, para siswa termasuk orang tua juga sadar terhadap tingginya demand terhadap global education, termasuk alasan di balik tingginya demand tersebut. Dengan begitu, orang tua maupun siswa dapat mempertimbangkan pentingnya standar edukasi global ini untuk masa depan.
Kemudian, calon mahasiswa lebih dapat memahami minat dan bakat mereka yang dapat diasah melalui higher education. Yang tidak kalah penting, para orang tua serta calon mahasiswa mengerti bagaimana pentingnya memilih edukasi yang berstandar global untuk menghadapi dunia yang semakin modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor