Sementara itu, untuk menjawab kebutuhan global education, BINUS International telah mempersiapkan lingkungan belajar dan mengajar dengan prinsip global experience. Selain membawa metode pengajaran berbahasa Inggris, BINUS International juga menghadirkan dosen berstandar internasional.
Para dosen tersebut juga membawakan mata kuliah berdasarkan kurikulum internasional. Dengan begitu, mahasiswa akan lebih siap dalam menghadapi persaingan di dunia global setelah lulus dari BINUS International.
Selain itu, BINUS International juga menyediakan beberapa program double degree yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan dua gelar sekaligus dalam waktu lebih singkat.
Salah satu pilihan programnya adalah program 2+2 yang berarti mahasiswa belajar 2 tahun di BINUS International dan 2 tahun di institusi partner. Nantinya, gelar akan didapatkan dari BINUS International serta institusi partner tersebut.
Contoh program double degree yang ditawarkan adalah program International Business dari BINUS International yang bekerja sama dengan beberapa universitas ternama di dunia. Sebut saja Victoria University Wellington di New Zealand, Edinburgh Napier University di UK, atau Cologne Business School di Jerman.
Selain program 2+2 atau 3+1, mahasiswa program ini juga bisa memilih sistem 4+0 untuk mendapatkan double degree dari BINUS International dan University of Newcastle. Sehingga, mahasiswa tidak perlu berangkat ke UoN untuk menyelesaikan studi satu ini.
Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, membuat BINUS Internasional sebagai pilihan terbaik masyarakat dalam menempuh pendidikan, terutama double degree dengan global experience.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok