Suara.com - Sudahkah Anda membaca mengenai sosok Haji Suarnati, seorang yang pulang dari ibadah haji dengan balutan emas sebesar 180 gram? Menarik untuk di bahas, berikut sekilas mengenai 3 fakta Haji Suarnati, juragan kos borong emas di Tanah Suci yang viral belakangan ini.
Memiliki nama lengkap Suarnati Daeng Kanang, ia adalah warga kota Makassar, tepatnya tinggal di Jalan Muhammad Tahir Lepping, Kecamatan Tamalate. Siapa sangka, rumahnya terletak di gang sempit yang ada di area tersebut.
Pemilik Beberapa Jenis Usaha
Tentu netizen bertanya-tanya bagaimana bisa pembelian tersebut dilakukan. Dugaan kuat tentu pada bisnis atau usaha yang dimilikinya bukan?
Berdasarkan berita dari berbagai sumber, ternyata sosoknya memang memiliki beberapa bisnis dan usaha yang jadi sumber pemasukan. Pertama, ia memiliki toko bahan campuran yang terletak di depan rumahnya.
Kemudian ia juga memiliki usaha burger yang diberi nama Hilda Burger. Ketiga, dan mungkin yang paling besar, adalah usaha kos-kosan yang dimilikinya. Ia juga memiliki rumah yang dikontrakkan di area Jembatan Merah Jalan Cenderawasih, Kota Makassar.
Jadi tak heran jika ia bisa memborong emas sepulang dari ibadah yang dilakukan bukan?
Dikenal Dermawan
Sosok Suarnati Daeng Kanang juga dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan suka berbagi. Diungkapkan oleh orang-orang di sekitar rumahnya, bahwa Suarnati selalu berpartisipasi setiap ada kegiatan dan memberikan sumbangan saat masyarakat mengadakan acara.
Di momen hari raya, ia juga sering berbagi kepada masyarakat sekitar untuk turut memberikan kebahagiaan dan rejeki yang didapatkannya. Dikenal memiliki hubungan baik dengan masyarakat di lingkungannya, namanya memang cukup harum di area tersebut.
Tidak Semua Dibeli di Tanah Suci
Dari 180 gram emas yang dimilikinya ini, tidak semua dibeli di tanah suci. Ia mengaku, sudah membeli emas sejak sebelum berangkat dengan jumlah 80 gram. Kemudian di Tanah Suci ia kembali membeli lagi sejumlah 100 gram sehingga totalnya 180 gram.
Emas ini dibeli dalam rangka memenuhi nazar yang dimilikinya. Ada kepuasan tersendiri yang didapatkan ketika ia membeli emas di Tanah Suci, dan ia mengaku lebih berkharisma ketika memakai emas dari tanah suci ini.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Tes Kepribadian: Cara Hidup dan Ciri-ciri Kepribadian Anda dapat Diketahui dengan Memilih Salah Satu Simbol Kunci
-
Popo Barbie, Tahanan Kasus Video Asusila, Digoda Para Tahanan di Polres Kerinci
-
Keputusan Kontroversial Wasit Aidil Azmi Rugikan Persib Bandung, Haji Umuh Desak Erick Thohir Pasang VAR
-
Terjawab Sudah Kelanjutan Hubungan Rebecca Klopper dan Fadly Faisal: Mending Gini Daripada Putus
-
Ikan Shisamo Mendadak Viral Setelah Dikonsumsi Cipung, Harganya Bikin Ibu-Ibu Auto Kembali ke Ikan Kembung
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul