Suara.com - Stasiun Padalarang milik Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) saat ini sedang dibangun. Hingga saat ini pembangunan Stasiun Padalarang berjalan dengan lancar sesuai target yang telah ditetapkan.
"Progres (konstruksi) seluruh stasiun KCJB juga sudah mendekati rampung," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti ditulis Kamis (13/7/2023).
Pembangunan stasiun Padalarang mulai dikerjakan intensif sejak China Railway Group Limited (CREC) sebagai kontraktor menerima penugasan pada 31 Oktober 2022.
Dengan jadwal dan anggaran yang ketat, konstruksi stasiun Padalarang memiliki tingkat kesulitan dan risiko yang lebih tinggi.
Padalarang menjadi satu-satunya stasiun yang dibangun bersentuhan langsung dengan jalur kereta api yang sudah ada lebih dulu. Berdiri di atas luas lahan 12.748 meter persegi, stasiun kereta cepat Padalarang dilengkapi dengan 2 set dan 4 jalur kereta.
Setelah selesai, Padalarang akan menjadi satu-satunya stasiun KCJB yang dapat mewujudkan perpindahan antara kereta api kecepatan normal dan kecepatan tinggi.
Stasiun ini menjadi solusi bagi wisatawan yang memasuki pusat kota Bandung, memudahkan perjalanan masyarakat dan secara efektif mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial setempat.
KCJB awalnya memiliki empat stasiun pemberhentian yakni, Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar. Namun pemerintah Indonesia kemudian memutuskan untuk mengganti stasiun Walini ke Padalarang untuk lebih dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat.
Padalarang juga dipilih karena berperan besar dalam meningkatkan kondisi lalu lintas di Kabupaten Bandung Barat.
Baca Juga: Selain ke Surabaya, Kereta Cepat Juga Akan Berhenti di Yogyakarta
Hingga saat ini, progres pembangunan stasiun Padalarang terus berkembang dan semakin mendekati target rampung. Kontraktor terus bekerja keras dan hati-hati agar stasiun penghubung kereta cepat dan kereta feeder menuju kota Bandung ini selesai sesuai jadwal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI
-
Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG
-
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
-
Tren Lari Melejit, Kesadaran Asuransi di Kalangan Pelari Ikut Meningkat
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?