Suara.com - Kenaikan harga bahan pokok terutama cabai di pasaran menjadi sorotan Relawan Mak Ganjar. Mak Ganjar menggelar aksi menanam ratusan bibit cabai di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Ketua Mak Ganjar se-Jabodetabek menjelaskan kegiatan ini merupakan Program 'Petik Masak Budidaya Pohon Cabai', dalam aksi ini Relawan Mak Ganjar juga membagikan ratusan bibit pohon cabai.
"Hari ini kita membagi bibit pohon cabai beserta pot dan media tanam sekitar 350 buah di Penggilingan, Jakarta Timur," kata Evi, ditulis Selasa (1/8/2023).
Ratusan peserta yang terdiri dari emak-emak sangat antusias mengikuti Program 'Petik Masak' dari Relawan Mak Ganjar, mereka juga diberikan pelatihan untuk budidaya menanam dan merawat pohon cabai.
Evi menambahkan, memang tujuan dari Program ini bukan hanya untuk silaturahmi ke kalangan emak-emak, tapi juga mengedukasi keterampilan menanam.
"Mak Ganjar juga memberikan pendidikan keterampilan menanam dan merawat cabai sampai berbuah, ini nanti akan bermanfaat untuk mengurangi cost anggaran rumah tangga untuk cabai yang terbilang mahal," ujar Evi.
Sementara itu, salah satu Peserta, Ria (42) mengatakan ia sangat terbantu dengan program ini, menurutnya program seperti ini sangat bagus untuk kreatifitas para ibu rumah tangga sepertinya.
"Program Mak Ganjar ini sangat bagus, bisa dilihat sendiri tadi antusias warga sangat ramai karena mereka diajari dan bisa menbudidayakan pohon cabai yang diberikan Mak Ganjar," kata Ria.
Ria juga melayangkan ucapan terima kasih pada Mak Ganjar yang mau memberdayakan ibu rumah tangga sepertinya, ia juga melayangkan dukungan untuk Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Jelang Galungan, Harga Cabai Rawit di Denpasar Naik Sampai Rp 16 Ribu
"Terima kasih Mak Ganjar atas diadakannya kegiatan ini dan kita semangat terus mendukung Pak Ganjar untuk sukses di 2024 nanti," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Dinobatkan Jadi Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOkla Speed Test
-
Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
Beras Premium Bulog Mejeng di Rak Bin Dawood dan Lulu, Siap Garap Pasar Arab Saudi
-
Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Defisit APBN Capai Rp 54,6 T per Januari 2026, Purbaya Klaim Masih Terkendali