Suara.com - Relawan Mak Ganjar menggelar program Petik Masak Budidaya Pohon Cabai dalam rangka mendorong ketahanan pangan di DKI Jakarta. Program ini digelar di Kelurahan Meruya, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
Ketua Mak Ganjar se-Jabodetabek Evi Navysah mengungkapkan pada program ini Mak Ganjar merangkul emak-emak untuk berpartisipasi dalam ketahanan pangan.
"Kita mendorong supaya emak-emak belajar mencintai tanaman sekalipun dalam tempat yang keterbatasan lahan, di sini kita fasilitasi bibit cabai dan pot," kata Evi, ditulis Senin (24/7/2023).
Evi menambahkan Program Mak Ganjar ini tak hanya menyentuh emak-emak di Meruya Jakarta Utara, ia juga menggalakkan program Petik Masak Budidaya Pohon Cabai dan selalu mendapat respon baik dari warga sekitar.
"Dari awal kita gerakkan program Petik Masak ini antusias warga luar biasa, dan ini sudah ada di Jabodetabek dan kita sudah membagikan 25.000 pohon cabai," ucap Evi.
Sementara itu, ratusan peserta di Meruya, Jakarta Barat tampak serius mengikuti rangkaian program Petik Masak dari Mak Ganjar. Mereka menyimak mulai dari pelatihan budidaya tanaman cabai hingga praktek menanam bersama-sama.
Salah satu warga RW 06 Meruya, Jakarta Barat, Mira Herawati (42) mengungkapkan sangat terbantu dengan program Petik Masak dari Mak Ganjar.
"Program Petik Masak ini bermanfaat sekali bagi warga lingkungan sekitar Meruya Utara, apalagi namanya ibu-ibu itu suka masak dan pasti butuh cabai, jadi ini sangat membantu sekali," ujar Mira.
Mira juga mengucapkan terima kasih kepada Sukarelawan Ganjar Pranowo ini, ia berharap semakin banyak kegiatan yang bisa merangkul dan bermanfaat untuk emak-emak.
Baca Juga: Jaga Ketahanan Pangan, Gabungan Kelompok Tani di Boyolali Dapat Bantuan Alat Pertanian
"Saya berterima kasih kepada relawan Mak Ganjar dan saya mohon kegiatan seperti ini lebih ditingkatkan lagi, semoga Bapak Ganjar Pranowo bisa sukses terpilih di 2024," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS
-
Profil PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), Ini Pemilik Sahamnya