Suara.com - Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini memiliki nama merk baru yaitu Whoosh. Nama ini diambil dari setelah diadakannya sayembara pembuatan desain indentitas. Banyak netizen kemudian penasaran mengenai arti nama kereta cepat Whoosh ini.
Ternyata, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, filosofi Whoosh berasal dari suara lesatan kereta cepat yang awam diucapkan, baik oleh masyarakat Indonesia maupun internasional.
Nama Whoosh tersebut juga sesuai dengan penggambaran kereta cepat yang saat ini menjadi yang tercepat di Asia Tenggara.
"Selain itu "Whoosh" juga merupakan singkatan dari 'Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal' yang menjadi identitas kereta cepat," ujar Menhub dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (22/9/2023).
Menhub berharap, penamaaan ini diharapkan makin meningkatkan kecintaan dan kebanggan terhadap kereta cepat, yang akan membawa peradaban baru, yang menjadikan Indonesia semakin diperhitungkan dunia dan akan mendukung terwujudnya visi misi Indonesia Emas di Tahun 2045.
Sementara, Ketua Tim Panel Sayembara Desain Identitas Jenama Kereta Api Cepat Indonesia Triawan Munaf mengungkapkan, pemberian jenama atau branding sudah menjadi kebutuhan dalam setiap program atau produk yang diluncurkan baik oleh pemerintah maupun non pemerintah.
"Sekarang kita memiliki kereta cepat yang perlu diberikan jenama yang sesuai, agar semakin populer dan disukai masyarakat. Dan sekarang kita semua sudah memiliki sebutan untuk kereta cepat, bukan lagi naik KCIC atau KCJB, tapi naik Whoosh," kata Triawan.
Uji Coba Gratis
Bersamaan dengan peluncuran nama baru ini, Kereta Cepat juga melakukan uji coba layanan Jakarta – Bandung yang tiketnya bisa dibeli secara gratis. Kegiatan uji coba operasional ini untuk memberikan kesempatan pada masyarakat agar bisa merasakan pengalaman menggunakan kereta api dengan kecepatan tinggi hingga 350 km per jam sebelum beroperasi penuh pada 1 Oktober mendatang.
Baca Juga: Bakal Diresmikan 1 Oktober Nanti, Secepat Apa Sih Kereta Cepat Jakarta Bandung?
Total delapan perjalanan per hari dari Stasiun Halim ke Tegalluar dan kapasitas penumpang 2.200 orang per hari dari tanggal 14 September hingga 30 September 2023. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan uji coba KA Cepat ini dapat melakukan pendaftaran melalui situs https://ayonaik.kcic.co.id/. Adapun pendaftaran akan dibuka secara bertahap. Jika periode uji coba gratis ini sudah selesai, maka tarif kereta cepat yang diusulkan adalah mulai Rp250.000.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Menhub Terpesona Nama Kereta Cepat WHOOSH: Presiden Punya Peran Besar
-
Menhub Budi Ungkap Filosofi Nama 'WHOOSH' Kereta Cepat
-
Ini Alasan Whoosh Jadi Nama Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kini Berganti Nama Jadi Whoosh
-
Bakal Diresmikan 1 Oktober Nanti, Secepat Apa Sih Kereta Cepat Jakarta Bandung?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa
-
BEI Wajibkan Free Float hingga 25 Persen untuk Perusahaan yang Hendak IPO
-
SKF Musnahkan 13,3 Ton Bearing Tiruan Senilai Rp9,5 Miliar
-
Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya
-
BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!