Tjahjo menyebutkan situasi ini memiliki potensi menimbulkan kerusakan pada transmission tower 150 KV jika terjadi kegagalan, dapat memicu paralisis perekonomian akibat pengurangan suplai listrik sebesar 24 MW untuk wilayah tersebut.
“Maka dari itu, diperlukan metode kerja yang tepat untuk mempercepat pembangunan dengan target penyelesaian pada tahun 2024. Selain itu, kondisi tanah di lokasi proyek dan upaya menjaga kelestarian lingkungan menjadi fokus perhatian utama selama proses konstruksi berlangsung. Sejumlah aplikasi yang kita gunakan meliputi iTwin Capture, GeoStudio, Leapfrog, OpenRoads, dan PLAXIS,” ujar Tjahjo.
Lebih lanjut, Hutama Karya juga menerapkan penggunaan digitalisasi konstruksi Building Information Modelling (BIM) yang dapat menghasilkan 3D model akurat, membantu proses project monitoring 3 kali lebih cepat dari metode konvensional, melakukan analisis engineering, hasil analisis tanah applicable, hingga dapat menghindari rework pada proses konstruksi di proyek.
Lewat penghargaan bertajuk Digital Advancement in Infrastructure ini beragam proyek turut berpartisipasi dalam kategori yang berbeda-beda seperti Bridges & Tunnels, Construction, Enterprise Engineering, Facilities Campuses & Cities, Process & Power Generation, Rail & Transit, Roads & Highways, Structural Engineering, Subsurface Modeling & Analysis, Surveying & Monitoring, Transmission & Distribution, Water & Wastewater. Sementara itu total peserta terdiri dari 300 proyek dari 235 perusahaan dari 51 negara.
“Investasi teknologi yang dimasukkan ke dalam proses bisnis perusahaan telah memberikan dampak positif ke kinerja dan laba korporasi yang meningkat, dimana efisiensi proses dapat didorong dari proses digitalisasi. Selain itu transformasi digital ini telah mendorong good corporate governance melalui ketersediaan database dari aktivitas yang sudah terdigitalisasi, sehingga mendorong peningkatan kinerja korporasi,” tegas EVP Sekretaris Perusahaan, Tjahjo Purnomo.
Sejak beberapa tahun belakangan, kinerja Hutama Karya dalam melakukan transformasi juga diakui melalui berbagai penghargaan bertaraf internasional yang diraih seperti YII Going Digital Awards 2023, USA, Autodesk Innovation Awards 2021, Singapore, YII Going Digital Awards 2022, UK, YII Digital Awards 2023, Singapore, Indonesia Digital Innovation Awards, 2023, Indonesia Popular Brand 2023.
Selain diakui dunia, transformasi digital ini juga membantu Hutama Karya dalam melakukan penyehatan kinerja keuangan dimana perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan yang stabil selama empat tahun terakhir dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 23,6 Triliun.
Adapun pada semester I tahun 2023 perusahaan meraup laba bersih senilai Rp 34 Miliar atau tumbuh sebesar 103,39% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).
Aset perusahaan juga meningkat signifikan sebesar 24,75% dimana mencapai nilai sebesar 140,86T pada Triwulan III 2023 dibanding 4 tahun lalu. Peningkatan ini menjadikan HK sebagai salah satu dari sepuluh BUMN terbesar saat ini berdasarkan total aset.
Baca Juga: Berkontribusi Dalam Digitalisasi Industri Media, IDCloudhost Terima Penghargaan
Pada tahun 2022, Hutama Karya juga menempati posisi pertama BUMN Karya dengan nilai aset dan ekuitas terbesar diikuti dengan pertumbuhan CAGR 5 tahun tertinggi dari 5 BUMN Karya yang lain.
Hal ini semakin mengukuhkan posisi Hutama Karya sebagai Perusahaan Infrastruktur yang adaptif di era teknologi informasi yang sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi Pengembangan Infrastruktur Terkemuka Indonesia, melalui misi dan strategi perusahaan dengan menjalankan nilai Perilaku AKHLAK serta dengan semangat sesuai motto perusahaan kita yaitu INOVASI untuk SOLUSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
BEI Buka Kembali 5 Emiten Ini, Cek Pergerakan Sahamnya
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Antisipasi Force Majeure, Askrindo Siapkan Strategi Keberlanjutan Bisnis
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI, Jamin Tak Intervensi BPS
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30 Persen: Ekonomi Lagi Bagus!
-
OJK Hormati Langkah Hukum Polri Datangi Shinhan Sekuritas Terkait Saham Gorengan
-
IHSG Hari Ini Berpotensi Konsolidasi di Tengah 'Perang' Lawan 'Saham Gorengan'
-
Industri Kecam Penyalahgunaan Narkoba di Vape
-
Harga Emas Turun Lagi Hari Ini, Terkoreksi Masif di Pegadaian
-
Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?