Suara.com - Nama Muhammad Suryo menjadi tersangka baru dalam kasus suap jalur rel kereta. Orang yang berprofesi sebagai pengusaha ini sejatinya cukup dikenal di kalangan pebisnis. Sekilas tentang kekayaan dan sepak terjang Muhammad Suryo bisa Anda lihat di sini.
Penetapan status tersangka kemudian dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak. Pernyataan ini disampaikan pada media beberapa waktu yang lalu, atas kasus suap pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta di Dirjen Kereta Api Kementerian Perhubungan.
Kekayaan Muhammad Suryo
Jika Anda mengetikkan namanya di Google, jejak digitalnya cukup jelas tampak bahwa orang ini bukan pebisnis sembarangan. Muhammad Suryo menjadi salah satu pebisnis dengan kekayaan yang relatif besar, sehingga bisa menjalankan hobinya bertaruh pada balapan motor trail.
Bahkan mengenai kontestasi politik yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang, dirinya menawarkan sejumlah besar uang pada seorang tokoh masyarakat untuk berpindah kubu, dan mendukung capres yang didukungnya.
Suryo pernah disebut menjadi dalang dibalik terjadinya hujan uang di daerah Kaliadem Cangkringan, Sleman, ketika terdapat lomba motor trail. Dalam gelaran tersebut ia dikabarkan bertaruh melawan seorang bos asal Kalimantan Selatan, dengan nilai hingga miliaran.
Salah satu perusahaan besar yang dimilikinya bernama PT Surya Karya Setiabudi atau SKS. Perusahaan ini juga yang mungkin harus diselidiki oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk mengetahui aliran dana pada Muhammad Suryo.
Hingga saat artikel ini diturunkan pihak Muhammad Suryo masih belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait status tersangka yang diberikan petugas KPK padanya atas kasus ini.
Sepak Terjang Muhammad Suryo
Baca Juga: Pesan Jokowi Ke Nawawi Pomolango Usai Jadi Ketua KPK Sementara: Hati-hati Jalankan Tugas
Nama Suryo sendiri telah cukup lama terangkat ke permukaan, terhitung sejak pertengahan tahun lalu saat identitas dirinya diungkap oleh Dewan Pengawas KPK. Hal ini dilakukan ketika mengumumkan hasil pemeriksaan dugaan pembocoran dokumen penyelidikan KPK di Kementerian ESDM.
Menjabat sebagai seorang komisaris di PT Surya Karya Setiabudi, perusahaannya juga terlibat kasus pertambangan pasir ilegal di Sungai Bebeng, Magelang, Jawa Tengah, pada 2016. Artinya Muhammad Suryo memang cukup lama banyak memiliki kasus hukum yang melibatkannya.
Namanya yang muncul pada kasus korupsi baru-baru ini jelas menjadi pernyataan tegas bahwa ia memang bukan pebisnis yang takut berurusan dengan hukum. Hingga saat artikel ini ditulis, cukup banyak kasus hukum yang melibatkan namanya namun ia selalu berhasil lolos.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Kekayaan Abdul Nanang, Tersangka Korupsi yang Pernah Maju Jadi Calon Bupati Paser
-
Boyamin Nilai Nawawi Pomolango Bawa Beban Berat Bersihkan Nama KPK Akibat Kekacauan Firli Bahuri
-
Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango Langsung Bicarakan Penangkapan Eks Caleg PDIP Harun Masiku
-
Sah Jadi Ketua Sementara, Nawawi Pomolango Tancap Gas Menuju Kantor KPK Kumpulkan Pimpinan
-
Pesan Jokowi Ke Nawawi Pomolango Usai Jadi Ketua KPK Sementara: Hati-hati Jalankan Tugas
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga