Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir menanggapi nasib harga BBM Pertamina di tengah ketegangan antara Iran dengan Israel. Pada dasarnya, menurut Erick, penetapan harga BBM akan disesuaikan dengan ketentuan regulator dalam hal ini Kementerian ESDM.
Dia menerangkan, Pertamina juga akan melakukan penyesuaian kebijakan yang telah ditentukan oleh Kementerian ESDM.
Namun demikian, Erick Thohir mengamini harga BBM tidak akan mengalami kenaikan hingga Juni mendatang.
"Kita ikut regulator, kebijakannya seperti apa dari pemerintah. Ya kita melakukan tentu adjustment-adjustment seperti apa yang diharapkan pemerintah," ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta yang dikutip, Senin (18/4/2024).
Ketua Umum PSSI ini menuturkan, posisi BUMN dalam hal ini hanya sebagai perpanjangan tangan pemerintah kepada masyarakat. Seperti, bantuan-bantuan seperti subsidi listrik hingga BBM yang merupakan kebijakan pusat dan dijalankan oleh BUMN.
"Kita coba bantu pakai ekosistem kita. Dan alhamdulillah kalau kita lihat dengan sinergisitas BUMN dengan seluruh kementerian programnya, itu deteksi penyimpangan kan jauh, sekarang lebih prudent, lebih terukur karena menggunakan sistem perbankan, memakai PT Pos, memakai distribution channel yang ada. Jadi kita berusaha menjaga kebocoranlah," jelas dia.
Sebelumnya, Pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM setidaknya hingga Juni 2024, meskipun konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu pasokan dan meningkatkan harga minyak dunia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah belum memberikan keputusan terkait potensi naiknya harga BBM. Ia menuturkan bahwa pemerintah tidak ingin bereaksi berlebihan terhadap peningkatan tensi geopolitik global saat ini.
Sampai bulan Juni tidak naik itu sudah statement pemerintah,” ujar Airlangga Hartarto dalam konferensi pers seusai acara halalbihalal di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Selasa (16/4/2024).
Baca Juga: Imbas Ketegangan Iran-Israel, Bisnis BUMN Ini Bakal Goyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
Terkini
-
Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil
-
Pemilik Lippo Karawaci (LPKR) dan Gurita Bisnisnya di Indonesia
-
Dihantam Tekanan Jual, IHSG Memerah Lagi
-
IHSG Ambles dan Aksi Jual Marak Usai Kabar Misbakhun Jadi Bos OJK
-
Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun
-
Jeffrey Hendrik Jabat Dirut PT BEI Sampai Juni 2026
-
Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan
-
Ada Danantara di Demutualisasi Bursa, Apa Untungnya Buat Investor?
-
Kronologi PT Narada Aset Manajemen Manipulasi Saham IHSG, Ini Sosok Pemiliknya
-
OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya