Suara.com - Terdapat 50 orang terkaya di Indonesia dengan total harta mencapai triliunan rupiah. Rata-rata orang terkaya tersebut adalah para pengusaha.
Di antara pengusaha-pengusaha tersebut, paling banyak mayoritasnya adalah laki-laki. Meski demikian, ada juga pengusaha perempuan yang masuk dalam nominasi orang terkaya di Indonesia.
Dewi Kam, $4,45 miliar
Dewi menjadi orang terkaya urutan ke-10 di Indonesia. Harta kekayaannya $4,45 miliar atau Rp7,15 triliun. Dirinya mendapat harta itu dari saham minoritas perusahaan batu bara bernama Bayan Resources.
Pada 2023, saham tersebut diketahui meningkat tiga kali lipat bahkan lebih. Perempuan berusia 73 tahun ini, juga punya harta dari pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik.
Jenny Quantero, $1,5 miliar
Jenny bersama suaminya, Engki Wibowo menjadi orang terkaya urutan ke-31 di Indonesia. Adapun kekayaannya mencapai $1,5 miliar setara Rp2,41 triliun.
Kekayaan sepasang suami-istri tersebut bersumber dari perusahaan batubara Bayan Resources. Pada 2004, mereka berdua juga membantu Low Tuck Kwong dalam pendirian perusahaan tersebut.
Arini Subianto, $1,34 miliar
Baca Juga: Taylor Swift Masuk Jajaran Elit Elon Musk Jadi Orang Terkaya di Dunia
Forbes mencatat nama Arini Subianto bersama keluarganya di posisi 36 se-Indonesia. Harta kekayaan yang dimiliki sebesar $1,34 miliar atau Rp2,15 triliun.
Asal muasal harta tersebut dari perusahaan induk keluarga: Persada Capital Investama. Arini juga menjabat sebagai presiden direktur di perusahaan tersebut.
Investasi Persada sangat banyak. Mulai dari produk minyak kelapa sawit, pengolahan karet, batu bara, hingga kayu. Saham minoritas Adaro Energy tercatat sebagai milik Persada.
Marina Budiman, $1,1 miliar
Marina menduduki kursi 47 sebagai orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan $1,1 miliar setara Rp1,76 triliun.
Perempuan ini adalah pendiri sekaligus presiden komisaris perusahaan pusat data DCI Indonesia yang berdiri sejak 2011 silam.
Dalam proses pendirian perusahaan tersebut, Marina dibantu oleh Otto Toto Sugiri. Mereka bekerja di Bank Bali pada 1985. Lalu pada 1989 bergabung Sigma Cipta Caraka. Terakhir mendirikan Indonet-penyedia layanan internet pertama di Indonesia pada 1994.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL